Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati
    • MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah
    • AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan
    • Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang
    • Detik Detik Lewotolok Muntahkan Ancaman Nyata
    • Misteri 7 Jurnalis Hilang di Gunung Krakatau
    • Skandal Guru Jombang Diduga Perkosa Siswi 13 Kali
    • Dana Otsus Papua Terancam Mandek Ini Sebabnya
    Rabu, 9 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Mega Proyek Sawit Papua: PDIP Beri Peringatan Keras, Bencana Mengintai?
    Nasional

    Mega Proyek Sawit Papua: PDIP Beri Peringatan Keras, Bencana Mengintai?

    18-12-2025 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Mega Proyek Sawit Papua: PDIP Beri Peringatan Keras, Bencana Mengintai?

    zonamerahnews – Fraksi PDI Perjuangan melalui Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membuka perkebunan kelapa sawit di Papua. Alex menekankan urgensi perencanaan matang dan analisis dampak lingkungan (AMDAL) yang komprehensif, agar ambisi peningkatan produksi dalam negeri ini tidak berujung pada malapetaka ekologi.

    Alex mengingatkan pemerintah agar tidak mengulang tragedi hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor sporadis yang melanda Sumatra menjelang akhir tahun lalu. "Kami berharap arahan dari Bapak Presiden tersebut dilaksanakan dengan perencanaan dan analisa dampak lingkungan yang baik sehingga tata ruang terjaga," ujar Alex saat dihubungi pada Rabu (17/12). Ia menegaskan pentingnya melindungi fungsi hutan sebagai wilayah resapan air dan menjaga keseimbangan ekosistem. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

    Mega Proyek Sawit Papua: PDIP Beri Peringatan Keras, Bencana Mengintai?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Hutan harus bisa kita manfaatkan untuk kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, tetapi juga harus dipastikan tidak menjadi sumber malapetaka," tegas Alex, menggarisbawahi dilema antara pemanfaatan sumber daya alam dan potensi risikonya jika tidak dikelola dengan bijak.

    Dorongan untuk pengembangan kelapa sawit di Papua sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya kepada kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (16/12). Prabowo berharap Papua dapat berkontribusi dalam menghasilkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari kelapa sawit. Selain itu, ia juga mengusulkan penanaman tebu dan singkong untuk produksi etanol, sebagai bagian dari target swasembada pangan dan energi dalam lima tahun kepemimpinannya.

    Rencana ini muncul di tengah sorotan publik terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—menjelang akhir November lalu. Peristiwa tersebut diduga kuat berkaitan dengan degradasi lingkungan dan deforestasi masif, terbukti dengan ditemukannya ribuan kayu gelondongan di lokasi bencana.

    Menanggapi dugaan pembalakan liar, Presiden Prabowo saat mengunjungi lokasi terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh, pada Jumat (12/12) lalu, menyatakan komitmennya untuk menertibkan semua pelanggaran. "Kita akan, justru saya mau tertibkan semua itu, ya, pembalakan liar akan kita tertibkan. Sudah kita mulai tertibkan, ya," kata Prabowo, seperti dikutip dari situs presidenri.go.id.

    Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menekankan pentingnya kewaspadaan menghadapi potensi bencana serta perlunya penataan lingkungan dan tata ruang yang lebih bijak. Presiden memerintahkan seluruh pihak, terutama pemerintah daerah, untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak alam. "Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan. Saya minta pemerintah daerah semua lebih waspada, lebih awas. Kita jaga alam kita dengan sebaik-baiknya," pungkasnya, dikutip dari laman web presiden.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05

    Detik Detik Lewotolok Muntahkan Ancaman Nyata

    09-09-2026 - 08.05

    Misteri 7 Jurnalis Hilang di Gunung Krakatau

    09-09-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    Nasional 09-09-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Sebuah momen tak terduga terjadi dalam perayaan akbar ulang tahun ke-25 Partai Demokrat.…

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05
    Our Picks

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.