zonamerahnews – Tragedi menyelimuti Kampung Badamusalam, Serang, Banten, saat empat petani meregang nyawa akibat sambaran petir. Peristiwa pilu ini terjadi pada Selasa (2/12) sore, sekitar pukul 17.15 WIB, ketika hujan deras disertai petir mengguyur wilayah tersebut. Sembilan petani yang sedang berteduh di sebuah gubuk di tengah sawah menjadi korban keganasan alam ini.
Iptu Ahmad Nasihin, Kapolsek Kasemen, melalui keterangan resmi Humas Polresta Serkot, menjelaskan bahwa peristiwa nahas ini terjadi saat para petani sedang membersihkan rumput dan gulma di sawah. Mereka kemudian memutuskan untuk berteduh di gubuk saat hujan deras mulai turun.

Nahas, petir justru menyambar gubuk tersebut, membuat para petani terkapar. Beruntung, salah seorang korban bernama Samsin masih sadar dan berhasil meminta pertolongan warga. "Samsin masih bisa terbangun dan berlari, lalu melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT 001, Syarif Hidayat," ungkap Iptu Ahmad.
Warga Kampung Badamusalam dengan sigap mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi delapan petani yang tergeletak. Korban tewas dan luka-luka kemudian dilarikan ke RSUD Kota Serang dan RSUD dr. Dradjat Prawiranegara menggunakan kendaraan warga setempat.
Berikut adalah identitas korban tewas akibat sambaran petir:
- Abdul Holik (RSUD Kota Serang)
- Sailan (RSUD dr. Dradjat Prawiranegara)
- Awaludin (RSUD Kota Serang)
- Rofei (RSUD Kota Serang)
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden tragis ini. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap bahaya petir, terutama saat berada di area terbuka seperti sawah.

