zonamerahnews – Dampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, sungguh memilukan. Ratusan hewan ternak milik warga dilaporkan mati akibat terjangan material vulkanik. Data terbaru mencatat, sebanyak 124 ekor ternak, terdiri dari 4 ekor sapi dan 120 ekor kambing, menjadi korban keganasan Semeru.
Selain kerugian materi, erupsi Semeru juga menyebabkan luka-luka pada warga. Tiga orang dilaporkan mengalami luka bakar akibat terkena material panas. Saat ini, mereka tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat, ungkap Satriyo Nurseno, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur.

Pasangan suami istri asal Kediri, Haryono (48) dan Normawati (43), menjadi korban saat melintas di sekitar Gladak Perak. Mereka tergelincir tumpukan material panas dan harus dilarikan ke RSUD Haryoto, Lumajang. Sementara itu, Hosen (44), warga Pronojiwo, mengalami luka bakar akibat banjir lahar dan terjebak di dalam rumahnya. Ia kini dirawat di RSUD Pasirian.
Erupsi Semeru juga menyebabkan kerusakan parah pada puluhan rumah dan fasilitas umum di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Data sementara mencatat 21 rumah rusak berat, termasuk SDN Supiturang 2 dan sebuah musala. Jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun Sumbersari dengan Dusun Gumukmas juga tertutup material vulkanik.
Saat ini, terdapat 191 jiwa yang mengungsi dan tersebar di delapan titik pengungsian di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Meskipun jumlah pengungsi sempat menurun karena sebagian warga kembali ke rumah untuk mengecek kondisi tempat tinggal mereka, kewaspadaan tetap harus diutamakan.
Gunung Semeru mengalami erupsi dahsyat pada Rabu (19/11) dengan amplitudo maksimum 45 mm dan durasi 14.283 detik. Luncuran material vulkanik mencapai lebih dari 14 km ke arah Tenggara Selatan (Besuk Kobokan). Status Gunung Semeru saat ini berada di Level IV atau Awas.
Sebagai langkah antisipasi, pendakian Gunung Semeru hingga Ranu Kumbolo ditutup total. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.

