Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KPK Bongkar Skandal Unsoed Siapa Dalang Sebenarnya

    06-10-2026 - 03.35

    Skandal Dosen UPN Jatim Bikin Geger Kampus Viral

    06-10-2026 - 03.05

    Aktivis UI Dikeroyok Misterius di Tebet Jaksel

    05-10-2026 - 22.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • KPK Bongkar Skandal Unsoed Siapa Dalang Sebenarnya
    • Skandal Dosen UPN Jatim Bikin Geger Kampus Viral
    • Aktivis UI Dikeroyok Misterius di Tebet Jaksel
    • Pejabat Baru Wajib Lapor Harta Kekayaan Ini Batasnya
    • Jenderal Ini Pensiun Dini Demi Jabatan Menteri
    • Racun Asap Karhutla Palembang Kian Mencekik
    • Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Dahsyat
    • Bikin Melongo Ini Prioritas Sugiono Menko PMK
    Selasa, 6 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Jakarta Gigit Jari! Dana Pusat Dipangkas, APBD DKI Terancam?
    Nasional

    Jakarta Gigit Jari! Dana Pusat Dipangkas, APBD DKI Terancam?

    07-10-2025 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Jakarta Gigit Jari! Dana Pusat Dipangkas, APBD DKI Terancam?

    zonamerahnews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini menghadapi tantangan berat setelah pemerintah pusat memutuskan untuk memangkas dana transfer ke daerah (TKD) pada tahun 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa imbas dari kebijakan ini sangat signifikan, dengan potensi penurunan APBD DKI hingga Rp15 triliun.

    Pramono menjelaskan, dana transfer yang semula diharapkan mencapai Rp26 triliun, kini hanya menjadi Rp11,15 triliun dari total APBD yang direncanakan sebesar Rp95,35 triliun. "Penurunannya hampir Rp15 triliun. Apapun ini, sudah menjadi keputusan pemerintah pusat, sehingga kita tidak punya pilihan lain, kecuali menjalankan apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat," ujarnya melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

     Jakarta Gigit Jari! Dana Pusat Dipangkas, APBD DKI Terancam?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menyikapi situasi ini, Pramono bersama Wakil Gubernur Rano Karno akan terjun langsung memimpin evaluasi dan efisiensi anggaran. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta untuk menyisir belanja-belanja non-prioritas dan memfokuskan anggaran pada program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jakarta.

    Namun, Pramono menegaskan bahwa program-program krusial seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak akan terdampak pemangkasan anggaran ini. "Tidak boleh dikurangi adalah KJP maupun KJMU, karena ini merupakan landasan kita semua untuk melakukan perbaikan di Jakarta ini terutama bagi keluarga yang kurang beruntung atau tidak mampu," tegasnya.

    Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, sebelumnya telah mengungkapkan kekhawatiran serupa terkait potensi penurunan APBD DKI 2026 akibat pemangkasan dana transfer ini. Padahal, DPRD dan Pemprov DKI telah menyepakati KUA-PPAS APBD 2026 dengan proyeksi penerimaan transfer dari pusat mencapai Rp26 triliun.

    Selain itu, Pramono juga mengumumkan bahwa efisiensi anggaran akan dilakukan pada sektor perjalanan dinas dan belanja non-prioritas lainnya di lingkungan Balai Kota. Namun, ia optimis bahwa pembangunan di Jakarta tetap dapat berjalan sesuai harapan dengan mencari sumber-sumber pendanaan alternatif.

    "Salah satu hal yang akan saya lakukan adalah melakukan creative financing sehingga hal yang bisa dibangun dengan berpartner, bekerjasama, mitra strategis atau dari dana KLB, SLF, SP3L dan sebagainya tetap dilakukan," jelasnya.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan bahwa pemangkasan TKD ini dilakukan karena banyaknya kasus penyelewengan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Pemerintah pusat ingin mengoptimalkan penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran. (yoa/dal)

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    KPK Bongkar Skandal Unsoed Siapa Dalang Sebenarnya

    06-10-2026 - 03.35

    Skandal Dosen UPN Jatim Bikin Geger Kampus Viral

    06-10-2026 - 03.05

    Aktivis UI Dikeroyok Misterius di Tebet Jaksel

    05-10-2026 - 22.35

    Pejabat Baru Wajib Lapor Harta Kekayaan Ini Batasnya

    05-10-2026 - 22.05

    Jenderal Ini Pensiun Dini Demi Jabatan Menteri

    05-10-2026 - 18.35

    Racun Asap Karhutla Palembang Kian Mencekik

    05-10-2026 - 18.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    KPK Bongkar Skandal Unsoed Siapa Dalang Sebenarnya

    Nasional 06-10-2026 - 03.35

    zonamerahnews.com – Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK semakin intensif mengusut dugaan praktik pemerasan dalam…

    Skandal Dosen UPN Jatim Bikin Geger Kampus Viral

    06-10-2026 - 03.05

    Aktivis UI Dikeroyok Misterius di Tebet Jaksel

    05-10-2026 - 22.35

    Pejabat Baru Wajib Lapor Harta Kekayaan Ini Batasnya

    05-10-2026 - 22.05
    Our Picks

    KPK Bongkar Skandal Unsoed Siapa Dalang Sebenarnya

    06-10-2026 - 03.35

    Skandal Dosen UPN Jatim Bikin Geger Kampus Viral

    06-10-2026 - 03.05

    Aktivis UI Dikeroyok Misterius di Tebet Jaksel

    05-10-2026 - 22.35

    Pejabat Baru Wajib Lapor Harta Kekayaan Ini Batasnya

    05-10-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.