Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati
    • MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah
    • AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan
    • Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang
    • Detik Detik Lewotolok Muntahkan Ancaman Nyata
    • Misteri 7 Jurnalis Hilang di Gunung Krakatau
    • Skandal Guru Jombang Diduga Perkosa Siswi 13 Kali
    • Dana Otsus Papua Terancam Mandek Ini Sebabnya
    Rabu, 9 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Tragedi G30S: Istana Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Kenapa?
    Nasional

    Tragedi G30S: Istana Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Kenapa?

    30-09-2025 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Tragedi G30S: Istana Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Kenapa?

    zonamerahnews – Suasana khidmat terasa di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta hari ini. Bendera Merah Putih terlihat berkibar setengah tiang, sebuah pemandangan yang mengisyaratkan adanya peristiwa penting yang diperingati. Pengibaran bendera setengah tiang ini adalah sebagai bentuk penghormatan dan peringatan terhadap Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965, sebuah tragedi kelam dalam sejarah bangsa Indonesia.

    Pantauan zonamerahnews.com di lokasi menunjukkan bendera setengah tiang tersebut berkibar di tiang yang menghadap Jalan Ir. H. Juanda. Hal ini sesuai dengan imbauan pemerintah yang sebelumnya telah dikeluarkan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

    Tragedi G30S: Istana Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Kenapa?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Surat Edaran Nomor 8417/MK.L/TU.02.023/2025 menjadi dasar imbauan bagi seluruh masyarakat, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, serta komponen masyarakat Indonesia lainnya untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada tanggal 30 September 2025. Esok hari, tepatnya pada tanggal 1 Oktober 2025, bendera akan dikibarkan satu tiang penuh mulai pukul 06.00 waktu setempat.

    Peristiwa G30S 1965 merupakan salah satu lembaran sejarah yang paling berdarah di Indonesia. Tragedi ini merenggut nyawa enam jenderal dan seorang perwira ABRI yang kemudian dikenal sebagai 7 Pahlawan Revolusi. Selain itu, peristiwa ini juga diikuti oleh pembantaian massal terhadap ribuan anggota dan simpatisan PKI. Sejarawan Benedict Anderson memperkirakan bahwa korban jiwa mencapai setidaknya setengah juta orang.

    Banyak buku telah ditulis untuk mengupas sejarah kelam ini, seperti "Pembantaian PKI di Jawa dan Bali 1965-1966" karya Robert Cribb dan "Musim Menjagal: Sejarah Pembunuhan Massal di Indonesia 1965-1966" karya Geoffrey B. Robinson. Berbagai versi dan interpretasi sejarah terus bermunculan, namun inti dari peristiwa ini adalah upaya penggulingan pemerintahan Presiden Soekarno dan perubahan ideologi negara dari Pancasila menjadi komunis.

    Hingga saat ini, perdebatan mengenai dalang di balik peristiwa G30S masih terus berlangsung. Ada yang menuding PKI sebagai dalang utama, sementara versi lain menyebutkan adanya konflik internal di tubuh Angkatan Darat, keterlibatan CIA, serta peran Soekarno dan Soeharto. Terlepas dari berbagai versi yang ada, peristiwa G30S tetap menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta mewaspadai segala bentuk ancaman terhadap ideologi Pancasila.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05

    Detik Detik Lewotolok Muntahkan Ancaman Nyata

    09-09-2026 - 08.05

    Misteri 7 Jurnalis Hilang di Gunung Krakatau

    09-09-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    Nasional 09-09-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Sebuah momen tak terduga terjadi dalam perayaan akbar ulang tahun ke-25 Partai Demokrat.…

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05
    Our Picks

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.