zonamerahnews.com – Amukan si jago merah yang melahap permukiman padat di Jalan Teuku Nyak Arif Kebayoran Lama Utara Jakarta Selatan akhirnya berhasil ditaklukkan petugas pada Rabu dini hari. Insiden mengerikan ini meninggalkan duka mendalam bagi ratusan jiwa yang kini kehilangan tempat tinggal setelah belasan rumah dan sejumlah usaha ludes dilalap api. Kerugian ditaksir mencapai angka fantastis Rp12 miliar.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan Asril Rizal menjelaskan kebakaran dahsyat ini menghanguskan 18 unit rumah warga dan empat tempat usaha. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik dari salah satu bangunan.

Menurut kesaksian Atik salah seorang warga api pertama kali terlihat membumbung dari sebuah kontrakan yang berlokasi dekat lampu merah. Kobaran api kemudian dengan cepat merembet ke bagian belakang rumah-rumah di sekitarnya. Upaya warga untuk memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan APAR sayangnya tidak membuahkan hasil.
Pak RT Nanang yang saat itu sedang berjualan juga sempat mencoba memadamkan api setelah mendapat laporan dari warga namun usahanya gagal. Informasi lain dari Bapak Jimmy menyebutkan api justru bermula dari sebuah warteg sebelum akhirnya menjalar ke bengkel ban dan meluas ke bangunan lain.
Total 150 jiwa kini harus menanggung dampak langsung dari musibah ini. Mereka kehilangan harta benda dan tempat bernaung.
Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan menerima laporan darurat dari warga pada pukul 20.31 WIB saat api sudah membesar dan tak terkendali. Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran beserta 128 personel tanggap darurat segera diterjunkan ke lokasi. Mereka berjibaku memadamkan api yang melalap area seluas 1205 meter persegi.
Berkat kerja keras petugas api akhirnya dapat dilokalisir pada pukul 21.20 WIB. Proses pendinginan dimulai pada pukul 21.33 WIB dan seluruh operasi pemadaman dinyatakan tuntas pada tengah malam. Kini yang tersisa hanyalah puing-puing dan kisah pilu dari warga yang terdampak.

