Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses

    21-09-2026 - 22.35

    Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji

    21-09-2026 - 22.05

    Pria Bergolok Minta Maaf Usai Insiden Ibadah

    21-09-2026 - 18.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses
    • Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji
    • Pria Bergolok Minta Maaf Usai Insiden Ibadah
    • Kontroversi Bechi Anak Kiai Jombang Bebas Penjara
    • Masa Depan 15 Wilayah Kalimantan Terkuak
    • KPK Gedor Summarecon Bogor Skandal Suap HGB
    • Gubernur Jakarta dan Wali Kota New York Bahas Ini
    • KRL Tangerang Duri Bandara Soetta Mendadak Kacau
    Senin, 21 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - JK Sentil DPR: Jangan Sakiti Rakyat! Demo Berdarah Jadi Pelajaran
    Nasional

    JK Sentil DPR: Jangan Sakiti Rakyat! Demo Berdarah Jadi Pelajaran

    29-08-2025 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    JK Sentil DPR: Jangan Sakiti Rakyat! Demo Berdarah Jadi Pelajaran

    zonamerahnews – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), angkat bicara terkait aksi demonstrasi yang berujung duka mendalam atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan. JK menekankan pentingnya bagi para anggota DPR untuk mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini.

    JK mengingatkan para pejabat dan wakil rakyat untuk lebih berhati-hati dalam bertutur kata dan bertindak. "Ini menjadi pelajaran yang besar. Para pejabat, anggota DPR untuk menahan diri. Jangan asal bicara yang bisa menghina dan menyakiti hati masyarakat," tegas JK saat ditemui di kediamannya di Jakarta Selatan, Jumat (29/8).

    JK Sentil DPR: Jangan Sakiti Rakyat! Demo Berdarah Jadi Pelajaran
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Lebih lanjut, JK berharap pemerintah dapat merespons aspirasi masyarakat dengan bijak. "Kita harapkan pemerintah dapat mengambil kebijakan yang baik bagi masyarakat. Harus mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat serta menjaga masyarakat," imbuhnya.

    Tragedi meninggalnya Affan Kurniawan terjadi saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR pada Kamis (28/8). Insiden ini memicu keprihatinan dan kemarahan publik. Aksi demo tersebut awalnya merupakan unjuk rasa buruh yang tergabung dalam gerakan Hostum (hapus outsourcing, tolak upah murah). Sebelumnya, pada 25 Agustus, massa juga menggelar aksi menuntut pembubaran DPR serta menolak kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan.

    Pemicu demonstrasi ini juga dipicu oleh pernyataan sejumlah anggota DPR yang dianggap merendahkan masyarakat. JK menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan dan mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini serta menindak tegas semua pihak yang terlibat.

    "Dalam keadaan hari ini, tentu kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan. Mudah-mudahan ini bisa disampaikan dengan baik bahwa semua yang bersalah harus diberi tindakan yang sepadan, yang keras," ujar JK.

    JK juga mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif. Ia mengingatkan bahwa gejolak sosial dapat berdampak buruk pada perekonomian dan kehidupan masyarakat. "Jika kota bergejolak seperti ini, maka kehidupan ekonomi akan berhenti. Ini bisa berakibat panjang. Kita tentu memahami perasaan para pengemudi ojol yang temannya meninggal," katanya.

    "Tapi Apabila kota begini terus, maka pekerjaannya akan masalah, bisa menimbulkan pada pendapatannya akan berkurang dan tentu akan berakibat pada kehidupannya," pungkas JK.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses

    21-09-2026 - 22.35

    Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji

    21-09-2026 - 22.05

    Pria Bergolok Minta Maaf Usai Insiden Ibadah

    21-09-2026 - 18.35

    Kontroversi Bechi Anak Kiai Jombang Bebas Penjara

    21-09-2026 - 18.05

    Masa Depan 15 Wilayah Kalimantan Terkuak

    21-09-2026 - 16.05

    KPK Gedor Summarecon Bogor Skandal Suap HGB

    21-09-2026 - 13.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses

    Nasional 21-09-2026 - 22.35

    zonamerahnews.com – Mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim kini melancarkan perlawanan hukum terhadap…

    Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji

    21-09-2026 - 22.05

    Pria Bergolok Minta Maaf Usai Insiden Ibadah

    21-09-2026 - 18.35

    Kontroversi Bechi Anak Kiai Jombang Bebas Penjara

    21-09-2026 - 18.05
    Our Picks

    KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses

    21-09-2026 - 22.35

    Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji

    21-09-2026 - 22.05

    Pria Bergolok Minta Maaf Usai Insiden Ibadah

    21-09-2026 - 18.35

    Kontroversi Bechi Anak Kiai Jombang Bebas Penjara

    21-09-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.