zonamerahnews.com – Bencana banjir besar tengah menerjang wilayah Aceh Barat setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut secara terus-menerus. Luapan sungai besar di pedalaman memicu air naik dengan cepat hingga menenggelamkan belasan desa di tiga kecamatan berbeda.
Plt Kepala BPBD Aceh Barat Dharmawan mengungkapkan bahwa fenomena alam ini dipicu oleh intensitas hujan yang sangat ekstrem. Kondisi ini menyebabkan debit air sungai meluap dan tidak lagi mampu menampung aliran air yang masuk.

Di Kecamatan Pante Ceureumen, dampak banjir paling terasa dengan terendamnya tujuh desa termasuk Gampong Keutambang dan Gampong Sikundo. Bahkan di wilayah Sikundo, kekuatan arus air dilaporkan mulai merusak infrastruktur seperti pagar sekolah dan badan jalan.
Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Sungai Mas yang mencakup empat desa terdampak yakni Gampong Tungkop hingga Gampong Geudong. Sementara itu di Kecamatan Woyla Barat, debit air dilaporkan terus meningkat secara signifikan hingga mulai masuk ke dalam rumah-rumah warga di Gampong Napai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir ini bermula dari luapan Krueng Meureubo dan Krueng Woyla sejak Sabtu lalu. Hingga saat ini tim gabungan dari BPBD terus bergerak ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memberikan penanganan darurat bagi warga terdampak.
Pihak berwenang meminta masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini dilakukan mengingat arus sungai masih terpantau sangat tinggi dan berpotensi memperluas area genangan air.

