zonamerahnews – Ketenteraman subuh di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, mendadak terkoyak oleh insiden mengerikan. Seorang pria berinisial AR (41) diduga tega menyerang istri dan anaknya sendiri menggunakan sebilah parang. Akibat serangan brutal itu, sang istri, S (40), dinyatakan meninggal dunia, sementara anak mereka, H (7), mengalami luka serius dan kini dalam perawatan intensif. Aparat kepolisian kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap AR yang melarikan diri usai melancarkan aksinya.
Insiden tragis ini dilaporkan terjadi pada Rabu (3/6) sekitar pukul 04.00 WITA. Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muh Arifin, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa timnya, dibantu oleh warga setempat, masih terus memburu pelaku. "Pelaku masih dalam pengejaran petugas bersama warga," ungkap Iptu Arifin kepada awak media, Kamis (4/6).

Menurut keterangan Iptu Arifin, hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa S meninggal dunia akibat luka tebasan senjata tajam yang dideritanya. Sementara itu, kondisi H, sang anak, masih memerlukan penanganan medis intensif. "Untuk anaknya, masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dialaminya," jelas Arifin, sebagaimana dikutip dari laporan zonamerahnews.com.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya keras untuk mengungkap motif di balik tindakan keji AR serta kronologi lengkap kejadian. Iptu Arifin menambahkan bahwa timnya sedang fokus mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata. "Untuk motifnya masih diselidiki, kita masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi," tegasnya. Pencarian terhadap AR terus dilakukan di berbagai titik di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah, dengan harapan pelaku dapat segera diringkus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

