Mengejutkan! Tol Layang MBZ ‘Ngeloyor’ Sepi di H-1 Lebaran, Ini Alasannya!
zonamerahnews – Kepadatan lalu lintas yang kerap menjadi momok pemudik, justru menunjukkan tren yang melandai di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-1 Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3). PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) melaporkan sebuah fenomena yang cukup menarik, di mana volume kendaraan yang melintas relatif lebih lengang dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Desti Anggraeni, GM Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, mengungkapkan dari Bekasi, "Pergerakan lalu lintas kendaraan di Ruas Jalan Layang MBZ mulai melandai pada H-1 Lebaran ini, berbeda dengan puncak arus mudik yang terjadi beberapa hari sebelumnya." Pernyataan ini, seperti dikutip dari Antara pada Sabtu (21/3), mengindikasikan pergeseran pola perjalanan pemudik.
Berdasarkan data harian yang dihimpun perusahaan, total volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Cikampek melalui Jalan Layang MBZ pada periode tersebut tercatat sebanyak 30.955 unit. Angka ini sedikit di bawah rata-rata lalu lintas normal, yakni 31.060 kendaraan, atau mengalami penurunan tipis sebesar -0,34 persen.
Menurut pengamatan Desti, pergerakan kendaraan yang mengarah keluar Jakarta cenderung merata sepanjang hari, baik pagi, siang, maupun malam. Tidak ada lonjakan signifikan yang biasa terlihat pada hari-hari puncak mudik, menandakan arus lalu lintas yang lebih terdistribusi.
Tak hanya arah keluar Jakarta, penurunan drastis justru terjadi pada pergerakan kendaraan yang menuju Ibu Kota. Tercatat, hanya 14.340 kendaraan yang melintas menuju Jakarta. Angka ini anjlok hingga -40,69 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang mencapai 24.177 kendaraan. Penurunan signifikan ini bisa jadi mengindikasikan bahwa banyak warga Jakarta yang sudah tiba di kampung halaman atau memilih untuk tidak kembali dalam waktu dekat.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk kedua arah mencapai 45.295 unit. Kondisi ini secara jelas mencerminkan mulai berkurangnya mobilitas kendaraan menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri, sebuah tanda bahwa sebagian besar pemudik telah mencapai tujuan mereka lebih awal.
Meskipun demikian, Desti tetap mengimbau para pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Penting untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, serta menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak.
Selain itu, pemudik juga diminta untuk senantiasa mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan. Kondisi ini dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, sehingga kewaspadaan ekstra diperlukan agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan.
Untuk informasi terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol, pengguna jalan dapat menghubungi pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, memantau akun Twitter @PTJASAMARGA, serta memanfaatkan aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android.

