zonamerahnews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melontarkan tudingan keras yang mengejutkan publik. Ia menduga kuat adanya keterlibatan ‘antek-antek asing’ sebagai dalang utama di balik berbagai insiden kerusuhan yang kerap melanda Indonesia. Pernyataan kontroversial ini disampaikan Prabowo dalam program "Presiden Prabowo Menjawab" yang tayang di kanal YouTube resminya pada Rabu 16 September.
Meski menekankan pentingnya kehati-hatian dan bukti konkret, Prabowo secara pribadi mengaku memiliki firasat kuat tentang keberadaan kekuatan luar yang bermain di balik layar. Menurutnya, motif di balik campur tangan ini adalah upaya sistematis untuk menjaga Indonesia dalam kondisi yang rapuh dan tidak berdaya. Mereka, kata Prabowo, enggan melihat Indonesia bangkit menjadi negara yang kuat dan berdaulat.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa tujuan akhir dari pihak-pihak asing ini adalah memecah belah persatuan bangsa. "Impian mereka adalah Indonesia pecah," ujarnya lugas. Fenomena ini, jelas Prabowo, merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika geopolitik global yang penuh intrik. Ia menyoroti posisi Indonesia yang diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia, menjadikannya sasaran empuk dalam persaingan internasional.
Prabowo menggambarkan arena persaingan geopolitik sebagai medan laga yang brutal dan tanpa ampun, di mana kepentingan abadi menjadi satu-satunya kompas. Seperti pepatah yang ia kutip, "tidak ada teman abadi, tidak ada musuh abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi." Pernyataan ini menggarisbawahi pandangannya tentang kerasnya pertarungan kekuatan di kancah global.

