zonamerahnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK kembali mengguncang publik dengan pengungkapan kasus korupsi yang melibatkan angka fantastis. Dalam operasi tangkap tangan OTT terbaru di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional ATR BPN tim penyidik berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang disimpan dalam jumlah mencengangkan. Sekitar 20 koper kardus dan boks penuh dengan uang rupiah serta mata uang asing disita dari lokasi kejadian.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa total nominal uang yang disita masih dalam proses penghitungan detail. Namun diperkirakan jumlahnya mencapai ratusan miliar rupiah. Penemuan ini menjadi sorotan utama mengingat besarnya skala dugaan praktik rasuah yang terjadi.

OTT yang dilakukan ini merupakan kali ke-20 sepanjang tahun 2026 dan berpusat pada dugaan tindak pidana korupsi terkait pengurusan Hak Guna Bangunan HGB. Sebanyak 17 individu telah diamankan dalam operasi senyap ini termasuk beberapa pejabat tinggi dan tokoh penting. Di antara mereka terdapat nama Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR BPN Lampri Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Tardi.
Tak hanya itu Ketua DPP Partai Golkar Fahd Arafiq serta mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto juga turut diamankan oleh tim penyidik. Sesuai prosedur hukum KPK memiliki waktu satu kali 24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang telah ditangkap ini. Publik menanti kelanjutan dari kasus besar yang kembali membuka tabir gelap praktik korupsi di negeri ini.

