Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gibran Siap Hadapi Sidang Ijazah di PTUN

    30-10-2026 - 08.35

    Ajang Bergengsi Lurah Jakarta Hari Ini

    30-10-2026 - 08.05

    Rahasia Perusahaan Sukses Tingkatkan Produktivitas

    30-10-2026 - 06.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gibran Siap Hadapi Sidang Ijazah di PTUN
    • Ajang Bergengsi Lurah Jakarta Hari Ini
    • Rahasia Perusahaan Sukses Tingkatkan Produktivitas
    • Jakarta Siaga Banjir Pramono Gerak Cepat
    • Guru Agama Cabuli 8 Siswi SD di Deli Serdang
    • Kapal Kargo Ekspor Dicegat TNI AL
    • Waspada Macet Parah di Pusat Jakarta Hari Ini
    • Revisi UU Tipikor Masih Jadi Teka Teki
    Jumat, 30 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Benarkah HAARP Dalang Erupsi Gunung Indonesia
    Nasional

    Benarkah HAARP Dalang Erupsi Gunung Indonesia

    13-09-2026 - 08.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Benarkah HAARP Dalang Erupsi Gunung Indonesia

    zonamerahnews.com – Sebuah spekulasi mengejutkan kembali mencuat dari Ulta Levenia Nababan yang kini menjabat sebagai deputi di Badan Komunikasi (Bakom) RI. Ia secara blak-blakan mengaitkan serangkaian letusan gunung berapi di tanah air dengan proyek kontroversial milik Amerika Serikat, High-frequency Active Auroral Research Program atau HAARP. Pernyataan ini sontak memicu perdebatan sengit di kalangan publik dan para ahli.

    Ulta memulai narasinya dengan mengakui kemungkinan bahwa rentetan bencana alam tersebut memang terjadi secara alamiah. Namun, dengan pemikiran skeptisnya, ia membuka celah bagi dugaan lain yang ia sebut sebagai teori konspirasi. Ia menyoroti HAARP, sebuah program yang seringkali dikaitkan dengan spekulasi liar karena sejarah pendanaannya yang melibatkan lembaga militer Amerika seperti US Air Force, US Navy, dan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA).

    Benarkah HAARP Dalang Erupsi Gunung Indonesia
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang kredibel, Ulta menyebut banyak pihak berspekulasi bahwa HAARP memiliki kemampuan untuk memanipulasi cuaca, menciptakan badai, bahkan memicu gempa bumi. Hal ini menjadi dasar alternatif pemikirannya mengenai aktivitas vulkanik masif yang melanda Indonesia. Ia juga mempertanyakan motif militer Amerika membangun pemancar radio super kuat di Alaska untuk penelitian ionosfer, jika dilihat dari kacamata geopolitik dan intelijen.

    HAARP sendiri adalah program penelitian ionosfer, lapisan atmosfer yang terionisasi akibat radiasi Matahari. Tujuannya murni untuk kemajuan teknologi. Sejak Agustus 2015, kepemilikan dan operasional fasilitas riset ini telah sepenuhnya beralih ke University of Alaska Fairbanks (UAF).

    Lebih jauh, Ulta menghubungkan dugaan keterlibatan HAARP ini dengan peristiwa politik penting. Ia secara gamblang mempertanyakan mengapa enam gunung berapi di Indonesia meletus hampir bersamaan, hanya sehari setelah Presiden RI bersalaman mesra dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok pada 3 September lalu. Menurutnya, kecurigaan serupa bukan hanya datang darinya, melainkan juga pernah muncul dari negara-negara seperti Jepang, Tiongkok, dan Turki.

    Namun, klaim Ulta ini segera ditepis keras oleh kalangan ilmuwan. Pakar Vulkanologi dari Fakultas Geografi UGM, Agung Harijoko, menegaskan bahwa fenomena erupsi gunung berapi di Indonesia merupakan proses geologi murni. Erupsi terjadi akibat peningkatan tekanan gas dan magma di dalam perut bumi yang kemudian mendesak keluar melalui retakan kerak bumi atau kawah gunung.

    Agung dengan tegas menyatakan tidak ada relevansinya antara erupsi gunung dengan teknologi frekuensi tinggi atau narasi konspirasi lainnya. Ia meyakini bahwa fenomena enam gunung berapi yang aktif dalam waktu berdekatan, seperti Gunung Anak Krakatau, Semeru, Ili Lewotolok, Ibu, Lewotobi Laki-laki, dan Sinabung, sangat mungkin dijelaskan secara ilmiah. Masing-masing gunung memiliki sistem internalnya sendiri, sehingga aktivitas satu gunung tidak serta-merta memengaruhi yang lain, melainkan kebetulan kondisi di masing-masing gunung memang sudah memungkinkan untuk meletus.

    Spekulasi Ulta mengenai adanya "orkestrasi" di balik berbagai peristiwa alam dan politik bukanlah hal baru. Dalam sebuah episode podcast, ia pernah mengaitkan gempa di Turki dan Tiongkok dengan gesekan kedua negara tersebut dengan Amerika Serikat. Ia juga menyinggung gejolak di Aceh, Papua, Kalimantan, serta demonstrasi mahasiswa di Indonesia sebagai bagian dari dugaan orkestrasi tertentu.

    Di tengah polemik ini, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengklarifikasi bahwa Ulta Levenia Nababan sudah tidak lagi menjadi bagian dari KSP. Ia kini menjabat sebagai salah satu deputi di Bakom. Dengan demikian, pernyataan Ulta mengenai HAARP dan kaitannya dengan erupsi gunung tidak dapat dianggap sebagai sikap resmi KSP maupun pemerintah. Dudung juga secara tegas membantah adanya indikasi keterlibatan pihak luar dalam rangkaian fenomena alam di Indonesia.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Gibran Siap Hadapi Sidang Ijazah di PTUN

    30-10-2026 - 08.35

    Ajang Bergengsi Lurah Jakarta Hari Ini

    30-10-2026 - 08.05

    Rahasia Perusahaan Sukses Tingkatkan Produktivitas

    30-10-2026 - 06.35

    Jakarta Siaga Banjir Pramono Gerak Cepat

    30-10-2026 - 06.05

    Guru Agama Cabuli 8 Siswi SD di Deli Serdang

    30-10-2026 - 05.27

    Kapal Kargo Ekspor Dicegat TNI AL

    28-10-2026 - 08.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Gibran Siap Hadapi Sidang Ijazah di PTUN

    Nasional 30-10-2026 - 08.35

    zonamerahnews.com – Polemik mengenai keabsahan surat keterangan penyetaraan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini…

    Ajang Bergengsi Lurah Jakarta Hari Ini

    30-10-2026 - 08.05

    Rahasia Perusahaan Sukses Tingkatkan Produktivitas

    30-10-2026 - 06.35

    Jakarta Siaga Banjir Pramono Gerak Cepat

    30-10-2026 - 06.05
    Our Picks

    Gibran Siap Hadapi Sidang Ijazah di PTUN

    30-10-2026 - 08.35

    Ajang Bergengsi Lurah Jakarta Hari Ini

    30-10-2026 - 08.05

    Rahasia Perusahaan Sukses Tingkatkan Produktivitas

    30-10-2026 - 06.35

    Jakarta Siaga Banjir Pramono Gerak Cepat

    30-10-2026 - 06.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.