Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando
    • Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi
    • OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan
    • 22 Tahun DPD RI Kawal Daerah Apa Hasil Nyatanya
    • Bahaya Pinjol dan Judol Mengintai Warga Jabar
    • Ijazah SMA Gibran Resmi Dinyatakan Tidak Sah
    • Suket SMA Gibran Resmi Dinyatakan Tidak Sah
    • Nasib Gibran Pasca Putusan MA
    Sabtu, 31 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Skandal Haji USD 400 Ribu Gegerkan Sidang Korupsi
    Nasional

    Skandal Haji USD 400 Ribu Gegerkan Sidang Korupsi

    02-09-2026 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Skandal Haji USD 400 Ribu Gegerkan Sidang Korupsi

    zonamerahnews.com – Sebuah pengakuan mengejutkan mengguncang persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024. Ishfah Abidal Azis atau Gus Alex, salah satu terdakwa utama, bersama mantan staf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Syaiful Bahri alias Bahri, secara terang-terangan membenarkan adanya penyerahan dana fantastis senilai sekitar 400 ribu dolar Amerika Serikat kepada Pansus Haji DPR RI. Pengungkapan ini terjadi dalam agenda sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat pada Selasa malam.

    Dalam jeratan kasus rasuah ini, selain Gus Alex, nama-nama besar lain yang turut menjadi terdakwa adalah mantan Menteri Agama RI periode 2019-2024 Yaqut Cholil Qoumas dan Direktur Operasional Maktour Ismail Adham. Bahkan, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid juga sempat disebut-sebut dalam proses persidangan yang menarik perhatian publik.

    Skandal Haji USD 400 Ribu Gegerkan Sidang Korupsi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Gus Alex, dalam sesi tanya jawab di muka persidangan, mencecar Syaiful Bahri mengenai perannya dalam transfer dana tersebut. "Apakah saudara saksi tahu bahwa waktu itu saya minta saudara untuk bertemu seseorang bernama Erik guna menyerahkan uang 400 ribu dolar AS itu adalah untuk memenuhi permintaan saudara Zaenal Abidin, rekan Pak Nusron Wahid?" tanya Gus Alex. Bahri awalnya mengaku tidak mengetahui detail peruntukan uang tersebut, namun kemudian membenarkan setelah Gus Alex memberikan penjelasan. "Setelah beberapa hari saya bertanya kepada Bapak, baru Bapak memberitahu," jawab Bahri, mengonfirmasi bahwa dana tersebut diminta oleh Zaenal Abidin dan diserahkan melalui Erik.

    Sebelumnya, dalam persidangan terdakwa lain yakni Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba, Syaiful Bahri juga sempat mengungkapkan bahwa ia menerima titipan uang dari Asrul. Dana tersebut mulanya disebut untuk Gus Alex, namun kemudian terungkap bahwa peruntukannya adalah untuk disalurkan kepada Pansus Haji, yang saat itu diketuai oleh Nusron Wahid.

    Ketika Gus Alex kembali mengonfirmasi apakah seluruh uang yang diterima Bahri telah diserahkan kepadanya, Bahri dengan tegas membantah. "Tidak," jawab Bahri. Ia menegaskan bahwa uang tersebut tidak pernah berada dalam penguasaan Gus Alex. "Waktu itu begitu saya sampaikan ke Bapak, jawaban Bapak adalah, ‘Silakan hubungi kalau bisa dikembalikan’," jelas Bahri, mengindikasikan bahwa Gus Alex tidak menerima uang itu secara langsung dan bahkan menyarankan untuk mengembalikannya.

    Kasus penyimpangan kuota haji tambahan ini disinyalir telah menyebabkan kerugian keuangan negara yang tidak sedikit. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif Badan Pemeriksa Keuangan RI, total kerugian negara akibat dugaan korupsi ini mencapai angka fantastis Rp622.090.207.166,41 atau lebih dari Rp622 miliar. Publik menanti kelanjutan persidangan untuk mengungkap tuntas siapa dalang di balik skandal besar ini.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05

    22 Tahun DPD RI Kawal Daerah Apa Hasil Nyatanya

    31-10-2026 - 13.35

    Bahaya Pinjol dan Judol Mengintai Warga Jabar

    31-10-2026 - 13.05

    Ijazah SMA Gibran Resmi Dinyatakan Tidak Sah

    31-10-2026 - 08.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    Nasional 31-10-2026 - 18.05

    zonamerahnews.com – Langkah besar diambil oleh Kodam XVII/Cenderawasih dalam merombak struktur organisasinya di tanah Papua.…

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05

    22 Tahun DPD RI Kawal Daerah Apa Hasil Nyatanya

    31-10-2026 - 13.35
    Our Picks

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05

    22 Tahun DPD RI Kawal Daerah Apa Hasil Nyatanya

    31-10-2026 - 13.35
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.