zonamerahnews.com – Sebuah penemuan mengerikan mengguncang warga Babakan Ciparay Kota Bandung pada Selasa siang 1 September. Sesosok mayat terbungkus rapi dalam kardus besar ditemukan di Jalan Terusan Suriyani memicu kengerian dan pertanyaan besar di benak masyarakat.
Kisah bermula ketika seorang pemulung yang tengah mencari barang bekas menemukan kardus mencurigakan. Saat hendak membongkar isinya demi mencari material daur ulang tangannya terhenti. Ia melihat pergelangan tangan manusia menyembul dari dalam bungkusan itu. Terkejut dan panik ia segera melaporkan temuan mengerikan ini kepada pihak berwajib.

Tak butuh waktu lama Tim INAFIS Polrestabes Bandung tiba di lokasi. Garis polisi segera dipasang mengisolasi area kejadian sementara petugas memulai olah tempat kejadian perkara. Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan mengonfirmasi identitas awal korban. "Jasadnya seorang perempuan dengan perkiraan usia sekitar 30 tahun" ungkapnya.
Meski tidak ditemukan luka fisik yang jelas pada tubuh jenazah yang belum teridentifikasi ini polisi menduga kuat korban tewas akibat pembunuhan. "Hasil penyelidikan awal dan olah TKP mengarah pada dugaan kuat adanya upaya pembunuhan" jelas Kompol Kurniawan seraya menambahkan penyelidikan mendalam masih terus berjalan.
Fokus penyelidikan kemudian mengarah pada sebuah rumah kos di Jalan Dunguscariang yang jaraknya hanya sekitar 10 menit perjalanan sepeda motor dari lokasi penemuan mayat. Rumah kos yang terletak di dalam gang sempit ini terdiri dari dua lantai dengan total sepuluh kamar petakan. Polisi segera memasuki salah satu kamar yang dicurigai menjadi tempat eksekusi korban. Kerumunan warga memadati area sekitar namun tak ada yang mengenali penghuni kamar tersebut.
Daniel salah seorang penghuni kos memberikan kesaksian yang mengejutkan. Pagi itu sekitar pukul 09.30 WIB seorang pria yang tidak ia kenal namun merupakan penghuni kos yang sama mengetuk kamarnya. Pria itu meminta bantuan untuk mengangkat sebuah kardus besar dan panjang. Daniel yang tidak menaruh curiga membantu pria tersebut.
Pria itu berdalih kardus tersebut berisi pakaian dan besi. Namun Daniel merasakan bau samar yang tidak biasa dari dalam kardus. Setelah bersusah payah mereka berhasil membawa kardus itu ke lantai bawah. Sebelum berpisah Daniel sempat bertanya tujuan kardus tersebut. Pria itu menjawab akan mengirimnya melalui jasa ekspedisi. Pria itu kemudian membawa kardus misterius itu ke jalan raya menggunakan troli galon dan setelah itu Daniel tak lagi melihatnya. Daniel mengaku hanya tahu pria itu sudah tinggal di kos tersebut lebih dari dua tahun.
Kasus penemuan mayat dalam kardus ini masih menjadi misteri yang harus dipecahkan pihak kepolisian. Penyelidikan intensif terus dilakukan untuk mengungkap siapa pelaku di balik pembunuhan keji ini dan motif di baliknya.

