zonamerahnews.com – Suasana tegang menyelimuti sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat dan Barat usai demonstrasi di gedung DPR RI bubar Kamis sore. Kericuhan pecah di beberapa titik bahkan sebuah sepeda motor dilaporkan hangus terbakar menambah daftar insiden pasca aksi.
Konsentrasi massa yang sebelumnya berunjuk rasa terpantau masih bertahan dan menyebar di berbagai lokasi strategis. Jalan Pejompongan menuju Tanah Abang Jakarta Pusat lumpuh total akibat kerumunan yang memenuhi badan jalan. Situasi serupa juga terlihat di Jalan Palmerah Timur Jakarta Barat.

Kerumunan massa ini tidak hanya terpusat di satu titik. Mereka menyebar hingga ke area Stasiun Palmerah gedung BPK dan Kementerian Kehutanan. Beberapa kali suara petasan memekakkan telinga terdengar dari sekitar jembatan Slipi yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto menambah suasana mencekam. Aparat kepolisian bersiaga penuh mengamankan lokasi.
Dampak aksi juga merembet ke layanan transportasi publik. Jalur KRL rute Rangkasbitung-Tanah Abang terpaksa mengalami penyesuaian. Kereta dari Rangkasbitung hanya bisa sampai Stasiun Palmerah sebelum kembali berbalik arah. Sementara itu rute bus TransJakarta koridor 9 dialihkan karena ruas Jalan Gatot Subroto di depan gedung DPR/MPR ditutup total sejak siang.
Demonstrasi sendiri dimulai oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu AMPB yang kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.00 WIB usai perwakilan mereka diterima pimpinan DPR. Namun tak lama berselang kelompok massa lain berdatangan. Meskipun beberapa kelompok mulai membubarkan diri sekitar pukul 17.50 WIB sebagian massa masih kukuh bertahan di depan pagar gedung DPR di Jalan Gatot Subroto hingga selepas pukul 18.00 WIB tanpa atribut kelompok yang jelas.
Kondisi jalan tol dalam kota yang sempat ditutup akibat aksi massa juga dilaporkan telah dibuka kembali secara bertahap setelah situasi mulai terkendali.

