zonamerahnews.com – Kabar burung mengenai potensi kepindahan politikus senior Dedi Mulyadi dari Partai Gerindra menuju Partai Solidaritas Indonesia PSI kini menjadi sorotan tajam. Spekulasi ini langsung memicu reaksi dari petinggi Gerindra Jawa Barat yang mengaku terkejut dengan desas-desus tersebut.
Wakil Ketua Gerindra Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna menyatakan pihaknya tidak memiliki informasi valid terkait sumber rumor ini. Ia menegaskan bahwa Dedi Mulyadi yang akrab disapa Demul atau KDM sebelumnya telah secara eksplisit menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto untuk memimpin Indonesia. Buky juga menambahkan bahwa Dedi Mulyadi telah menampik kabar kepindahannya tersebut.

Menurut Buky hingga kini belum ada indikasi kuat yang menunjukkan Dedi Mulyadi akan meninggalkan Gerindra. Ia menekankan bahwa Dedi Mulyadi adalah kader loyal partai sekaligus menjabat sebagai Dewan Pembina di tingkat pusat. Hal ini menurut Buky mencerminkan integritas moral dan etika yang tinggi. "Beberapa kali saya berinteraksi dengan Demul saya tidak melihat sinyal ke arah sana. Saya merasa aneh dengan kegaduhan ini" ujarnya.
Buky juga menepis anggapan bahwa aktivitas Dedi Mulyadi yang sering mengunjungi berbagai daerah termasuk di luar Jawa Barat merupakan upaya untuk mencari simpati terkait isu kepindahan partai. Salah satu contohnya adalah kunjungan Dedi ke Nusa Tenggara Timur NTT pascagempa besar pekan lalu yang kemudian dikaitkan dengan rumor tersebut. Buky menjelaskan bahwa Dedi memiliki karakter yang memang senang berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah. "Dia aktif berkeliling bukan tipikal pemimpin di belakang meja. Saya melihat dia memang sosok yang mudah tersentuh dan selalu berusaha mencari solusi" kata Buky.
Bantuan yang diberikan Dedi Mulyadi menurut Buky juga tidak berbeda dengan aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh kepala daerah lain. Ia mencontohkan bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur yang juga didasari murni aspek kemanusiaan.
Di sisi lain Dewan Pimpinan Pusat DPP PSI juga menampik kabar Dedi Mulyadi akan bergabung dengan partai mereka. Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus menegaskan tidak ada komunikasi apapun antara PSI dan Dedi Mulyadi terkait rencana tersebut. Bestari bahkan mengaku tidak mengetahui asal muasal isu tersebut. "Sebagai Ketua Bidang Politik saya pasti tahu jika ada hal seperti itu. Tapi ini saya sama sekali tidak tahu" ucap Bestari. Ia menduga isu ini hanyalah bola liar yang dilemparkan pihak tak bertanggung jawab.
Bestari juga membantah bahwa PSI tengah berupaya merekrut Dedi Mulyadi untuk Pemilu 2029. Ia menjelaskan bahwa saat ini PSI masih fokus pada proses verifikasi faktual di Komisi Pemilihan Umum KPU. Selain itu Bestari menegaskan PSI tetap berkomitmen mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk Pilpres 2029 sesuai arahan Joko Widodo selaku Ketua Dewan Pembina PSI. "Kami sudah diperintah Pak Jokowi untuk Prabowo-Gibran dua periode. Jadi kami tetap pada posisi itu sampai hari ini tidak memikirkan rencana lain" pungkasnya.

