zonamerahnews.com – Gempa dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu malam lalu langsung memicu respons cepat dari pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tak membuang waktu, segera bertolak ke lokasi terdampak untuk meninjau langsung kondisi dan memastikan aliran dukungan serta percepatan pemulihan di wilayah tersebut. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam menghadapi bencana alam.
Setibanya di Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo Manggarai Barat NTT Mendagri Tito menegaskan koordinasi erat antara pusat dan daerah menjadi kunci utama. Fokus utama adalah memastikan ketersediaan anggaran daerah untuk kebutuhan pascabencana. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyalurkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp18,9 triliun kepada 546 daerah termasuk seluruh provinsi dan kabupaten kota di NTT yang diterima sejak 5 Agustus. Tito menjamin jajaran keuangan daerah akan terlibat penuh untuk memastikan setiap rupiah digunakan secara tepat sasaran.

Penanganan pascagempa ini bukan hanya soal dana. Bantuan lintas kementerian dan lembaga juga bergerak serentak mencakup pasokan logistik vital layanan kesehatan energi hingga upaya pemulihan infrastruktur krusial. Akses transportasi yang sempat terputus menjadi prioritas utama. Sejumlah ruas jalan nasional yang tertutup material longsor telah dibersihkan sejak pagi hari sementara perbaikan jembatan yang rusak parah dijadwalkan mulai dikerjakan esok pagi.
Langkah-langkah cepat ini diambil demi memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan dan layanan esensial. Sinergi antara pemerintah pusat pemerintah daerah serta berbagai kementerian dan lembaga terkait akan terus diperkuat agar penanganan di lapangan berlangsung efektif terpadu dan mencapai hasil maksimal. Mendagri Tito dalam kunjungannya didampingi oleh Menko PMK Pratikno Menteri Pekerjaan Umum Kepala BNPB Suharyanto dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii menunjukkan keseriusan dan pendekatan komprehensif dalam upaya pemulihan NTT.

