Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang

    16-08-2026 - 08.05

    Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam

    16-08-2026 - 06.05

    PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas

    16-08-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang
    • Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam
    • PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas
    • Terkuak Wajah Paskibraka Pengibar Bendera
    • Skandal Pejabat Aceh Terekam CCTV Gegerkan Publik
    • Jakarta Bersih Total Wajah Baru Ibu Kota
    • Pidato Prabowo Bikin Optimis Ekonomi Melejit
    • Tsunami NTT Terdeteksi BMKG Umumkan Ini Sekarang
    Minggu, 16 Agustus 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Tragedi Juanda Pejabat Bangkalan Diduga Korban Cinta Palsu
    Nasional

    Tragedi Juanda Pejabat Bangkalan Diduga Korban Cinta Palsu

    07-07-2026 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Tragedi Juanda Pejabat Bangkalan Diduga Korban Cinta Palsu

    zonamerahnews.com – Kematian misterius Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman PRKP Kabupaten Bangkalan RYS 51 yang ditemukan tak bernyawa dalam mobil dinasnya di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda kini memasuki babak baru. Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya Risang Bima Wijaya menduga kuat RYS menjadi korban penipuan berkedok asmara atau love scam. Dugaan ini muncul berdasarkan pola komunikasi serta latar belakang kasus yang tengah didalami oleh aparat penegak hukum.

    Risang Bima Wijaya menjelaskan bahwa indikasi love scam sangat kuat merujuk pada cara komunikasi yang terjalin antara korban dan terduga pelaku. Kasus ini menambah daftar panjang modus kejahatan yang memanfaatkan hubungan emosional untuk mengeruk keuntungan. Keluarga berharap penyelidikan dapat segera mengungkap kebenaran di balik tragedi ini.

    Tragedi Juanda Pejabat Bangkalan Diduga Korban Cinta Palsu
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Hingga kini keluarga korban masih menanti perkembangan dari kepolisian yang tengah memburu sosok terduga pelaku. Informasi terbaru yang diterima keluarga melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan SP2HP menyebutkan bahwa proses pencarian masih terus berlangsung. Pihak berwajib bekerja keras untuk melacak keberadaan individu yang diduga bertanggung jawab atas insiden tragis ini.

    Jejak terduga pelaku sempat terdeteksi di wilayah Jawa Tengah namun ia diduga terus berpindah-pindah lokasi dan tidak memiliki alamat tetap. Sosok yang diidentifikasi dengan inisial E atau Erlan ini menjadi target utama pengejaran polisi. Keluarga dan tim kuasa hukum telah mengantongi nama serta beberapa informasi penting terkait E yang diketahui melalui unggahan media sosial terakhir korban.

    Sebelum ditemukan meninggal dunia RYS dan terduga pelaku E diketahui sempat bepergian bersama ke Malang dan Batu. Dari hasil penelusuran lebih lanjut terungkap bahwa E adalah pria asal Sulawesi Selatan yang pernah bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional BPPN sebuah lembaga yang telah dibubarkan pada tahun 2004. E juga dikenal kerap berpindah domisili antara Jawa Timur dan Jawa Tengah.

    Lebih lanjut Risang mengungkapkan bahwa E diduga memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai tindak penipuan mulai dari properti proyek hingga jual beli. Perkenalan antara korban dan terduga pelaku diduga berawal dari urusan proyek namun penangkapan E menjadi kunci utama untuk membongkar seluruh kronologi hubungan keduanya. Keluarga korban sendiri mengaku tidak mengenal sosok E secara pribadi.

    Polda Jawa Timur Jatim kini memberikan dukungan penuh kepada Polresta Sidoarjo dalam memburu terduga pelaku pembunuhan RYS. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menyatakan tim telah dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengejar E di berbagai kota. Salah satu tim bergerak menuju arah barat namun detail lokasi tidak dapat diungkap demi kepentingan penyelidikan yang sedang berjalan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang

    16-08-2026 - 08.05

    Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam

    16-08-2026 - 06.05

    PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas

    16-08-2026 - 03.05

    Terkuak Wajah Paskibraka Pengibar Bendera

    15-08-2026 - 22.05

    Skandal Pejabat Aceh Terekam CCTV Gegerkan Publik

    15-08-2026 - 18.05

    Jakarta Bersih Total Wajah Baru Ibu Kota

    15-08-2026 - 16.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang

    Nasional 16-08-2026 - 08.05

    zonamerahnews.com – Duka menyelimuti Nusa Tenggara Timur setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7.7 mengguncang wilayah…

    Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam

    16-08-2026 - 06.05

    PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas

    16-08-2026 - 03.05

    Terkuak Wajah Paskibraka Pengibar Bendera

    15-08-2026 - 22.05
    Our Picks

    NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang

    16-08-2026 - 08.05

    Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam

    16-08-2026 - 06.05

    PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas

    16-08-2026 - 03.05

    Terkuak Wajah Paskibraka Pengibar Bendera

    15-08-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.