Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gibran Diminta Mundur Usai Putusan MA

    02-11-2026 - 18.35

    Tragedi Berdarah di Madiun Istri Sah Buka Suara

    02-11-2026 - 18.05

    Modus Uang Palsu di Cengkareng Terbongkar

    02-11-2026 - 16.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gibran Diminta Mundur Usai Putusan MA
    • Tragedi Berdarah di Madiun Istri Sah Buka Suara
    • Modus Uang Palsu di Cengkareng Terbongkar
    • Nasib Gibran di Ujung Tanduk
    • JLNT Antasari Ditutup Akhir Pekan Demi Keamanan
    • Misteri Mutasi Polisi Usai Tangkap Kader Gerindra
    • Gibran Terancam Lengser Usai Putusan MA
    • Tragedi Rem Blong Truk Molen Tewaskan 6 Orang
    Senin, 2 November 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Gadis SD Sukabumi Alami Trauma Mencekam
    Nasional

    Gadis SD Sukabumi Alami Trauma Mencekam

    26-06-2026 - 22.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Gadis SD Sukabumi Alami Trauma Mencekam

    zonamerahnews.com – Sebuah insiden kekerasan seksual yang mengguncang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat kini menjadi sorotan publik. Seorang siswi sekolah dasar kelas tiga berusia sepuluh tahun di Kecamatan Warungkiara diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh teman sebaya dan kakak kelasnya sendiri. Kasus ini telah memicu keprihatinan mendalam dan mendorong berbagai pihak mulai dari kepolisian hingga dinas pendidikan untuk turun tangan serius.

    Kisah pilu ini bermula pada Kamis 18 Juni saat korban tengah menyaksikan acara samenan di sekitar lingkungan sekolahnya. Ia kemudian disinyalir diajak oleh seorang pelajar SMP yang diduga menjadi otak di balik aksi keji ini menuju area perkebunan yang sepi. Setelah kejadian memilukan itu korban pulang dalam keadaan menangis dan kondisi fisik yang lemah. Ayah korban I 57 tahun menuturkan putrinya sempat dilarikan ke bidan desa dan puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis awal. Laporan resmi kemudian disampaikan kepada Unit Pelayanan Perempuan dan Anak PPA Satreskrim Polres Sukabumi pada Senin 22 Juni.

    Gadis SD Sukabumi Alami Trauma Mencekam
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Informasi dari anak saya yang diceritakan ke ibunya yang ngajaknya ini anak SMP dikasih duit. Main aja berempat dibawa ke kebun lalu diperkosa" ungkap I di Mapolres Sukabumi Selasa 23 Juni. Pihak keluarga mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas perkara ini demi memberikan efek jera meskipun para terduga pelaku berstatus anak berhadapan dengan hukum ABH.

    Kuasa hukum keluarga korban Evelin Aprilianti mengungkapkan kondisi psikologis korban kini sangat mengkhawatirkan. Siswi SD tersebut mengalami trauma berat hingga menunjukkan gejala halusinasi yang mencekam. Memori kelam atas insiden tersebut terus menghantui keseharian sang anak. Evelin menyebut korban kerap mengigau dan berhalusinasi melihat sosok-sosok menakutkan terutama saat tidur.

    "Kondisi anak korban saat ini dalam kondisi yang menurut saya cukup perlu pendampingan psikologis karena efek daripada terjadinya tindakan tersebut berdampak kepada trauma psikologis. Yang saya khawatirkan adalah takutnya trauma ini berkepanjangan" jelas Evelin setelah mengunjungi kediaman korban Kamis 25 Juni. Keadaan ini diperparah dugaan bahwa pelaku merekam aksi bejat tersebut menambah beban mental yang harus ditanggung korban. Ingatan korban masih sangat terpaku pada momen traumatis di kebun sehingga pendampingan intensif dari psikiater sangat dibutuhkan.

    Menanggapi laporan ini Kepolisian Resor Sukabumi melalui Kasat Reskrim Iptu Dudi menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan segera melakukan pemeriksaan terhadap korban serta pelapor. Visum telah dilakukan di RSUD Palabuhanratu dan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban saat kejadian telah diamankan. "Saat ini kami juga telah mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian" ujar Dudi. Penyidik akan segera memanggil saksi-saksi dan ketiga terduga pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

    Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan bahwa kasus yang melibatkan anak di bawah umur ini ditangani dengan sangat serius dan ekstra hati-hati sesuai Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak SPPA. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. "Unit PPA Polres Sukabumi terus bekerja intensif guna mengungkap fakta di lapangan demi memberikan rasa keadilan" imbuh Samian.

    Tak hanya kepolisian Dinas Pendidikan Disdik Kabupaten Sukabumi juga bergerak cepat. Kepala Dinas Pendidikan Deden Sumpena menerjunkan tim khusus ke lapangan untuk pendalaman intensif. Jajaran bidang kesiswaan dan pengawas sekolah diinstruksikan untuk mengawal langsung penanganan kasus ini. Langkah ini diambil menyusul desakan dari tim kuasa hukum keluarga korban yang meminta perhatian serius dari instansi pendidikan mengingat korban terpaksa berhenti sekolah akibat trauma dan ketakutan akan perundungan.

    Deden menambahkan Disdik Kabupaten Sukabumi telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3A untuk memastikan korban mendapatkan hak perlindungan dan pemulihan yang layak. Pihak dinas sepenuhnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian. Kasus ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya perlindungan anak dan penanganan serius terhadap kekerasan yang melibatkan mereka.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Gibran Diminta Mundur Usai Putusan MA

    02-11-2026 - 18.35

    Tragedi Berdarah di Madiun Istri Sah Buka Suara

    02-11-2026 - 18.05

    Modus Uang Palsu di Cengkareng Terbongkar

    02-11-2026 - 16.35

    Nasib Gibran di Ujung Tanduk

    02-11-2026 - 16.05

    JLNT Antasari Ditutup Akhir Pekan Demi Keamanan

    02-11-2026 - 13.35

    Misteri Mutasi Polisi Usai Tangkap Kader Gerindra

    02-11-2026 - 13.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Gibran Diminta Mundur Usai Putusan MA

    Nasional 02-11-2026 - 18.35

    zonamerahnews.com – Dunia politik tanah air mendadak gempar setelah Mahkamah Agung mengeluarkan putusan mengejutkan terkait…

    Tragedi Berdarah di Madiun Istri Sah Buka Suara

    02-11-2026 - 18.05

    Modus Uang Palsu di Cengkareng Terbongkar

    02-11-2026 - 16.35

    Nasib Gibran di Ujung Tanduk

    02-11-2026 - 16.05
    Our Picks

    Gibran Diminta Mundur Usai Putusan MA

    02-11-2026 - 18.35

    Tragedi Berdarah di Madiun Istri Sah Buka Suara

    02-11-2026 - 18.05

    Modus Uang Palsu di Cengkareng Terbongkar

    02-11-2026 - 16.35

    Nasib Gibran di Ujung Tanduk

    02-11-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.