zonamerahnews.com – Surabaya memanas hari ini Rabu 17 Juni seiring ribuan mahasiswa turun ke jalan menyuarakan aspirasi di sekitar Gedung Negara Grahadi. Untuk memastikan ketertiban dan keamanan aparat gabungan mengerahkan lebih dari seribu personel pengamanan super ketat.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya AKP Hadi mengungkapkan total 1.249 petugas disiagakan. Rinciannya 399 personel dari Polrestabes Surabaya 830 dari Polda Jawa Timur serta 20 petugas dari instansi pendukung lainnya.

Instansi pendukung yang turut serta meliputi tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan Surabaya. Seluruh personel telah ditempatkan di titik-titik vital dan strategis di sekitar Gedung Grahadi guna menjamin kelancaran dan kondusivitas unjuk rasa.
Selain pengamanan fisik aparat juga fokus pada pengaturan arus lalu lintas yang berpotensi terdampak. Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya AKBP Bayu Galih Raditya memastikan sejumlah personel disebar di beberapa ruas jalan utama.
Sebanyak 75 personel Satlantas Polrestabes Surabaya bertugas mengurai kemacetan di area sentral Kota Pahlawan seperti Jalan Darmo Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Gubernur Suryo. Kebijakan rekayasa lalu lintas akan bersifat situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan.
Pantauan di lokasi menunjukkan ribuan mahasiswa telah memadati kawasan Grahadi. Kawat berduri terpasang di beberapa titik sementara kendaraan taktis kepolisian ambulans dan mobil pemadam kebakaran siaga di dalam area gedung. Imbasnya Jalan Gubernur Suryo kini ditutup total. Pengendara dari Jalan Basuki Rahmat menuju Grahadi diarahkan lurus ke Jalan Embong Malang. Demikian pula dari Jalan Tunjungan pengendara harus belok tajam ke kanan menuju jalan yang sama. Sementara dari Jalan Ondomohen-Wali Kota Mustajab diarahkan lurus ke Jalan Genteng.

