Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal ABK Maulana 23 Memanas Polisi Bertindak

    11-10-2026 - 08.35

    Padang Tenggelam Lagi Warga Butuh Pertolongan

    11-10-2026 - 08.05

    Padang Mencekam Diterjang Banjir Warga Terjebak

    11-10-2026 - 06.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Skandal ABK Maulana 23 Memanas Polisi Bertindak
    • Padang Tenggelam Lagi Warga Butuh Pertolongan
    • Padang Mencekam Diterjang Banjir Warga Terjebak
    • MUI Tegas Tolak Artis Pro Zionis di Tanah Air
    • Jakarta Gempar Presiden Mesir Tiba Ini Agendanya
    • Geger Penemuan Perahu Misterius Berisi Penyu
    • Gelombang Maut Ancam Wisata Komodo
    • Detik Detik Evakuasi Dramatis Banjir Padang
    Minggu, 11 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Bukan Urus Kasus! Sahroni Ungkap Fakta Rp300 Juta ke Pemeras KPK
    Nasional

    Bukan Urus Kasus! Sahroni Ungkap Fakta Rp300 Juta ke Pemeras KPK

    10-04-2026 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bukan Urus Kasus! Sahroni Ungkap Fakta Rp300 Juta ke Pemeras KPK

    zonamerahnews – Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, akhirnya angkat bicara terkait kasus pemerasan yang menimpanya. Ia dengan tegas membantah narasi yang menyebut dirinya mengurus perkara, melainkan menjelaskan bahwa penyerahan uang Rp300 juta kepada para pemeras adalah bagian dari strategi untuk menangkap pelaku.

    Sahroni mengaku terkejut dengan simpang siurnya informasi yang beredar belakangan ini. Menurut Bendahara Umum Partai NasDem ini, para pelaku tidak pernah membahas pengurusan kasus apapun. Mereka justru datang dan langsung meminta sejumlah uang sebesar Rp300 juta dengan dalih untuk "kegiatan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."

    Bukan Urus Kasus! Sahroni Ungkap Fakta Rp300 Juta ke Pemeras KPK
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Berita yang beredar seolah-olah saya mengurus perkara, itu tidak benar. Tidak ada urus perkara. Mereka langsung meminta uang atas nama pimpinan KPK," tegas Sahroni saat dihubungi zonamerahnews.com pada Jumat (10/4).

    Ia tidak menampik telah menyerahkan uang tersebut. Namun, penyerahan itu bukan tanpa alasan. "Duit memang sudah diserahkan, iya. Kenapa? Karena untuk menangkap orang, saya harus menyerahkan bukti uangnya. Masa mau menangkap orang tanpa ada bukti penyerahan duit," jelasnya.

    Insiden pemerasan ini, menurut Sahroni, terjadi pada Senin (6/4). Saat itu, ia sedang memimpin rapat komisi ketika stafnya menyampaikan ada seorang perempuan yang mengaku sebagai Kepala Biro Penindakan KPK ingin bertemu. Merasa curiga, Sahroni lantas mengonfirmasi identitas para pelaku kepada pimpinan KPK, yang kemudian membantah adanya utusan tersebut.

    "Karena saya curiga, saya layani tapi langsung saya tanyakan ke KPK. Karena tidak benar, akhirnya KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, dan saya langsung melaporkannya," imbuh Sahroni.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari KPK dan Polda Metro Jaya bergerak cepat. Pada Kamis (9/4) malam, empat orang terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Jakarta Barat. Para pelaku diduga kuat mengaku sebagai pegawai KPK dan menawarkan jasa untuk mengatur penanganan perkara dugaan korupsi di lembaga antirasuah tersebut.

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut. "Para terduga pelaku diamankan di wilayah Jakarta Barat. Dalam kegiatan tersebut, tim juga mengamankan barang bukti berupa uang sejumlah 17.400 dolar Amerika Serikat," kata Budi.

    Kasus ini menyoroti modus operandi pemerasan yang kerap mencatut nama lembaga penegak hukum, sekaligus menunjukkan kesigapan aparat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat demi menjaga integritas institusi.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Skandal ABK Maulana 23 Memanas Polisi Bertindak

    11-10-2026 - 08.35

    Padang Tenggelam Lagi Warga Butuh Pertolongan

    11-10-2026 - 08.05

    Padang Mencekam Diterjang Banjir Warga Terjebak

    11-10-2026 - 06.35

    MUI Tegas Tolak Artis Pro Zionis di Tanah Air

    11-10-2026 - 06.05

    Jakarta Gempar Presiden Mesir Tiba Ini Agendanya

    11-10-2026 - 03.35

    Geger Penemuan Perahu Misterius Berisi Penyu

    11-10-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Skandal ABK Maulana 23 Memanas Polisi Bertindak

    Nasional 11-10-2026 - 08.35

    zonamerahnews.com – Kasus dugaan perdagangan orang yang menimpa sejumlah Anak Buah Kapal KM Maulana 23…

    Padang Tenggelam Lagi Warga Butuh Pertolongan

    11-10-2026 - 08.05

    Padang Mencekam Diterjang Banjir Warga Terjebak

    11-10-2026 - 06.35

    MUI Tegas Tolak Artis Pro Zionis di Tanah Air

    11-10-2026 - 06.05
    Our Picks

    Skandal ABK Maulana 23 Memanas Polisi Bertindak

    11-10-2026 - 08.35

    Padang Tenggelam Lagi Warga Butuh Pertolongan

    11-10-2026 - 08.05

    Padang Mencekam Diterjang Banjir Warga Terjebak

    11-10-2026 - 06.35

    MUI Tegas Tolak Artis Pro Zionis di Tanah Air

    11-10-2026 - 06.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.