Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    30-04-2026 - 22.07

    Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

    30-04-2026 - 18.05

    30-04-2026 - 13.05
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Trending
    • Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!
    • Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!
    • Suami Bupati Fadia Arafiq Diperiksa KPK: Misteri Aliran Uang PT RNB Terkuak?
    • Terobosan Unhas: Kampus Pertama Punya Dapur Gizi Modern di Indonesia!
    • Tragedi Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah, Ini Identitas Lengkapnya!
    Rabu, 6 Mei 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - RSIJ Cempaka Putih Buka Suara Soal Isu Tolak Korban Begal Baduy!
    Nasional

    RSIJ Cempaka Putih Buka Suara Soal Isu Tolak Korban Begal Baduy!

    12-11-2025 - 08.052 Mins Read
    FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    RSIJ Cempaka Putih Buka Suara Soal Isu Tolak Korban Begal Baduy!

    zonamerahnews – Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih dengan tegas membantah tudingan telah menolak pasien dari suku Baduy bernama Repan, yang menjadi korban pembegalan di wilayah Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Bantahan ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama RSIJ Cempaka Putih, Dr. Pradono Handojo, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/11).

    Dr. Pradono menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait isu yang beredar di media sosial tersebut. "Tadi pagi dikonfirmasi oleh Ibu Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ibu Ani Rustiwati, bahwa mereka telah melakukan investigasi dan mengkonfirmasi bahwa pasien tersebut bukan merupakan pasien dari Rumah Sakit Islam Cempaka Putih," ungkapnya.

     RSIJ Cempaka Putih Buka Suara Soal Isu Tolak Korban Begal Baduy!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Lebih lanjut, Dr. Pradono menegaskan bahwa RSIJ Cempaka Putih tidak pernah menolak pasien dengan alasan apapun, termasuk status kependudukan. "Alhamdulillah, kami ingin mengatakan bahwa kami tidak pernah menolak pasien, baik yang punya KTP maupun tidak. Dari Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, atau dari tempat lain," tambahnya.

    RSIJ Cempaka Putih, kata Dr. Pradono, memiliki sejarah panjang dalam melayani masyarakat dari berbagai kalangan, khususnya mereka yang kurang mampu. "Rumah sakit ini sejak awal didirikan sebetulnya untuk kepentingan kaum dhuafa. Beda dengan rumah sakit yang laba setiap tahun ada deviden yang harus disetorkan kepada pemegang saham," jelasnya.

    Sebagai rumah sakit nirlaba, RSIJ Cempaka Putih mengalokasikan surplus dana operasional untuk peningkatan fasilitas, kesejahteraan karyawan, dan bantuan sosial bagi pasien yang membutuhkan. "Saya sudah 5 tahun di sini, setiap akhir tahun kalau ada surplus, saya tidak pernah diminta untuk menyetorkan kepada pemegang saham. Sebagian dana itu dipakai untuk membeli peralatan baru, sebagian untuk kesejahteraan karyawan dan sebagian untuk dana sosial termasuk untuk orang-orang yang tidak punya dokumentasi," imbuhnya.

    Sebelumnya, Repan, seorang warga Baduy Dalam berusia 16 tahun, menjadi korban pembegalan di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Ia mengalami luka di tangan kiri akibat serangan senjata tajam saat berusaha mempertahankan diri. Selain luka, Repan juga kehilangan madu dagangan dan uang tunai.

    Menurut laporan yang diterima zonamerahnews.com – , Repan sempat mendatangi sebuah rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun, ia diduga diminta menunjukkan kartu identitas yang tidak dimilikinya. Setelah itu, petugas rumah sakit menyarankan Repan untuk mencari rumah sakit lain.

    Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, membenarkan bahwa Repan telah melaporkan kasus pembegalan yang dialaminya ke Polsek Cempaka Putih pada Minggu (2/11). Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.

    Follow on Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

      jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

      Related Posts

      30-04-2026 - 22.07

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05

      Suami Bupati Fadia Arafiq Diperiksa KPK: Misteri Aliran Uang PT RNB Terkuak?

      30-04-2026 - 03.05

      29-04-2026 - 22.05
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Don't Miss

      Nasional30-04-2026 - 22.07

      Papua Siap-siap! Wamendagri Ungkap Jurus Jitu Demi Kesejahteraan! zonamerahnews – Jakarta – Wakil Menteri Dalam…

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05
      Our Picks

      30-04-2026 - 22.07

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05
      zonamerahnews
      • Home
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Redaksi
      • Tentang Kami
      © 2026 ZONAMERAHNEWS

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.