Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H
    • Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang
    • Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!
    • Hati-hati Telat Sahur! Jadwal Imsak & Subuh 15 Maret 2026
    • Gawat! Dirresnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan, Kasus Pemerasan Terkuak
    Senin, 16 Maret 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Kapal Induk Garibaldi: Gengsi atau Kebutuhan Mendesak?
    Nasional

    Kapal Induk Garibaldi: Gengsi atau Kebutuhan Mendesak?

    13-09-2025 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Kapal Induk Garibaldi: Gengsi atau Kebutuhan Mendesak?

    zonamerahnews – Rencana akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia oleh TNI AL menuai sorotan. Pakar pertahanan, Fauzan Malufti, mengingatkan agar pembelian ini didasari kebutuhan riil, bukan sekadar kebanggaan semata.

    Fauzan menekankan, keputusan mengakuisisi kapal induk bekas Angkatan Laut Italia ini harus mempertimbangkan beberapa aspek krusial. "Rencana pembelian Garibaldi harus benar-benar didasari oleh kebutuhan nyata di lapangan dan juga kemampuan kita untuk mengoperasikannya, jika memang jadi akan dibeli, bukan dibeli hanya karena pride atau alasan lainnya," tegasnya saat dihubungi zonamerahnews.com, Kamis (11/9) malam.

     Kapal Induk Garibaldi: Gengsi atau Kebutuhan Mendesak?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Harga menjadi perhatian utama, termasuk biaya perbaikan dan modifikasi yang mungkin diperlukan. Lebih lanjut, Fauzan mempertanyakan kesiapan TNI AL dalam mengoperasikan kapal induk tersebut, mulai dari sumber daya manusia, biaya perawatan, bahan bakar, persenjataan, hingga ketersediaan pangkalan yang memadai.

    "Kemudian konsep operasi, apakah TNI AL memang butuh kapal induk dan butuhnya sekarang?" tanyanya. Menurutnya, transparansi dari TNI AL dan Kementerian Pertahanan terkait rencana ini sangat penting agar publik dapat menilai secara objektif.

    Usia kapal yang sudah tua dan statusnya sebagai kapal bekas juga menjadi pertimbangan penting. Fauzan mengingatkan, publik saat ini sangat kritis terhadap belanja pemerintah yang dianggap tidak produktif dan mahal.

    Pengalaman Thailand dengan kapal induk HTMS Chakri Naruebet, menurut Fauzan, menjadi pelajaran berharga. Kapal tersebut tidak dapat dioperasikan secara maksimal dan lebih banyak menghabiskan waktu di pelabuhan. "Intinya jangan dipaksakan karena nanti manfaat dan fungsinya bisa lebih sedikit dibanding biaya yang harus dikeluarkan. Bisa jadi lebih baik anggarannya digunakan untuk keperluan lain seperti menambah jumlah kapal fregat," sarannya.

    Sebelumnya, TNI AL telah mengonfirmasi rencana akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menyatakan bahwa kapal ini diharapkan dapat menjadi bagian dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) dan digunakan untuk operasi militer maupun non-militer.

    Direktur penjualan bisnis Angkatan Laut Fincantieri, Mauro Manzini, mengungkapkan bahwa Giuseppe Garibaldi mampu mengoperasikan berbagai drone, helikopter, pesawat sayap tetap, hingga aset amfibi. "Kapal ini juga punya kemampuan yang terbukti dalam operasi kemanusiaan dan bantuan bencana," ujarnya.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05

    15-03-2026 - 13.05

    15-03-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Nasional 16-03-2026 - 08.05

    Jalur Mudik Tangerang-Merak Siaga! 3 Titik Ini Ancam Macet Parah! zonamerahnews – Tiga pasar tumpah…

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05
    Our Picks

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.