Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ayah Kandung di Surabaya Tega Cabuli Putri Sejak SD: 4 Tahun Neraka!

    04-03-2026 - 03.05

    Detik-detik Horor! Truk Gagal Rem Hantam 9 Kendaraan di Bawen

    03-03-2026 - 22.05

    Skandal Suap Hakim: Advokat Marcella Santoso Dihukum 14 Tahun Penjara!

    03-03-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Ayah Kandung di Surabaya Tega Cabuli Putri Sejak SD: 4 Tahun Neraka!
    • Detik-detik Horor! Truk Gagal Rem Hantam 9 Kendaraan di Bawen
    • Skandal Suap Hakim: Advokat Marcella Santoso Dihukum 14 Tahun Penjara!
    • Perang Timur Tengah Kian Panas, Nasib Ribuan Jemaah Umrah Indonesia Terancam!
    • Terungkap! Jurus Pamungkas Kapolri Atasi Macet Pelabuhan 2026
    • Indonesia Berkabung! Wafatnya Mantan Wapres, Bendera Setengah Tiang 3 Hari
    Rabu, 4 Maret 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Tragis! Keluarga Mahasiswa Amikom Ikhlas, Ungkap Fakta di Balik Musibah
    Nasional

    Tragis! Keluarga Mahasiswa Amikom Ikhlas, Ungkap Fakta di Balik Musibah

    04-09-2025 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Tragis! Keluarga Mahasiswa Amikom Ikhlas, Ungkap Fakta di Balik Musibah

    zonamerahnews – Kabar duka menyelimuti keluarga Rheza Sendy Pratama, mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta. Di tengah kesedihan mendalam, keluarga dengan lapang dada menerima kepergian Rheza sebagai sebuah musibah. Pernyataan ini tertuang dalam surat yang dibuat secara sukarela sebagai bagian dari prosedur pengambilan jenazah di rumah sakit.

    Yoyon Surono, ayahanda Rheza, menegaskan bahwa surat pernyataan tersebut murni inisiatif keluarga, tanpa tekanan dari pihak kepolisian. "Bukan dari saran dari sana (kepolisian). Di awal kita itu sudah berkomitmen bahwa ini tidak akan ada otopsi," ujarnya saat ditemui di kediamannya di Mlati, Sleman, Selasa (2/9). Keputusan ini diambil demi menghindari kesalahpahaman antara keluarga dan pihak-pihak terkait.

    Tragis! Keluarga Mahasiswa Amikom Ikhlas, Ungkap Fakta di Balik Musibah
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Rheza, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, meninggal dunia pada Minggu (31/8) dengan luka-luka di tubuhnya. Sebelum wafat, ia dikabarkan mengikuti aksi di sekitar Mapolda DIY, Sleman. Keluarga telah mengikhlaskan kepergian Rheza dan tidak akan menempuh jalur hukum. Yoyon berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan situasi segera kondusif. "Saya kadang masih belum percaya anak saya sudah nggak ada, intinya saya nggak ingin proses hukum. Saya ingin Rheza tenang," tuturnya dengan pilu.

    Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono mempertanyakan anggapan adanya tekanan dari kepolisian terkait surat pernyataan keluarga. Ia justru mengungkapkan bahwa pihak keluarga menolak autopsi saat polisi hendak memintanya. "Pada saat kejadian kami meminta untuk dilakukan otopsi, tapi keluarga menolak," jelas Anggoro.

    Anggoro juga mengklaim bahwa anggotanya sempat menyelamatkan Rheza saat aksi di sekitar Mapolda DIY. "Jadi korban itu diambil dari TKP, dibawa ke dalam untuk diselamatkan karena kondisinya dalam keadaan lemah," ungkapnya. Rheza sempat ditangani tim dokter kepolisian sebelum dilarikan ke RSUP Dr Sardjito menggunakan ambulans pinjaman. Sayangnya, nyawa Rheza tak tertolong.

    Polda DIY saat ini tengah melakukan penyelidikan internal untuk mengusut penyebab kematian Rheza. "Kami sudah perintahkan untuk melakukan pendalaman penyelidikan. Ada tim dari Jakarta yang melakukan pendalaman terkait dengan kejadian yang dialami mahasiswa Amikom," tegas Anggoro. Polisi akan mendalami berbagai petunjuk, termasuk video viral aksi dan keterangan keluarga soal temuan bekas sepatu PDL di tubuh Rheza.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Ayah Kandung di Surabaya Tega Cabuli Putri Sejak SD: 4 Tahun Neraka!

    04-03-2026 - 03.05

    Detik-detik Horor! Truk Gagal Rem Hantam 9 Kendaraan di Bawen

    03-03-2026 - 22.05

    Skandal Suap Hakim: Advokat Marcella Santoso Dihukum 14 Tahun Penjara!

    03-03-2026 - 18.05

    03-03-2026 - 13.05

    Perang Timur Tengah Kian Panas, Nasib Ribuan Jemaah Umrah Indonesia Terancam!

    03-03-2026 - 08.05

    Terungkap! Jurus Pamungkas Kapolri Atasi Macet Pelabuhan 2026

    03-03-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Ayah Kandung di Surabaya Tega Cabuli Putri Sejak SD: 4 Tahun Neraka!

    Nasional 04-03-2026 - 03.05

    zonamerahnews – Surabaya, seorang pria berinisial PJ (38) di Kecamatan Pakal, Surabaya, kini harus mempertanggungjawabkan…

    Detik-detik Horor! Truk Gagal Rem Hantam 9 Kendaraan di Bawen

    03-03-2026 - 22.05

    Skandal Suap Hakim: Advokat Marcella Santoso Dihukum 14 Tahun Penjara!

    03-03-2026 - 18.05

    03-03-2026 - 13.05
    Our Picks

    Ayah Kandung di Surabaya Tega Cabuli Putri Sejak SD: 4 Tahun Neraka!

    04-03-2026 - 03.05

    Detik-detik Horor! Truk Gagal Rem Hantam 9 Kendaraan di Bawen

    03-03-2026 - 22.05

    Skandal Suap Hakim: Advokat Marcella Santoso Dihukum 14 Tahun Penjara!

    03-03-2026 - 18.05

    03-03-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.