Jangan Kaget! Ini Dia Rencana Besar Polri Amankan Mudik Lebaran
zonamerahnews – Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) siap menggelar Operasi Ketupat untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Operasi berskala besar ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan penuh, mulai dari tanggal 13 hingga 25 Maret, melibatkan total 161 ribu personel gabungan dari TNI-Polri serta berbagai instansi dan stakeholder terkait. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di PTIK, Jakarta, pada Senin (2/3).

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa Operasi Ketupat kali ini akan dipimpin oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho. Dengan mengusung tagline "Mudik Aman dan Keluarga Bahagia", operasi ini akan lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, serta menekan tindakan penegakan hukum. "Kami berharap kerja sama maksimal dari semua pihak untuk keberhasilan pelayanan arus mudik maupun arus balik," tegas Kapolri, menggarisbawahi pentingnya sinergi antarlembaga.
Untuk mendukung kelancaran dan keamanan selama periode mudik, Polri telah menyiapkan total 2.746 posko di seluruh penjuru Indonesia. Ribuan posko ini terbagi menjadi tiga jenis utama: 1.624 posko pengamanan yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pengaturan lalu lintas; 779 posko pelayanan yang didesain sebagai tempat istirahat nyaman bagi pemudik yang kelelahan; serta 343 posko terpadu yang akan menjadi pusat kendali operasi sekaligus menyediakan berbagai layanan tambahan, termasuk area istirahat yang komprehensif.
Tidak hanya itu, fokus pengamanan juga diperluas hingga mencakup 185.608 objek vital. Mulai dari tempat ibadah, destinasi wisata, pusat perbelanjaan, hingga simpul-simpul transportasi seperti terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara. "Pelibatan berbagai stakeholder terkait sangat krusial untuk bersama-sama memberikan pelayanan optimal di setiap titik, baik itu jalur tol maupun arteri, penyeberangan antarpulau, hingga rest area," pungkas Jenderal Sigit, memastikan bahwa setiap aspek perjalanan pemudik telah diperhitungkan matang demi kenyamanan dan keselamatan seluruh masyarakat.

