Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pesta Juara Persib Berujung Tragis: 2 Tewas, Botol Miras Menggunung!

    25-05-2026 - 13.05

    Terungkap! Fakta Keji Pembunuhan Gadis Yatim di Bogor, Dibuang dari Tol

    25-05-2026 - 08.05

    PTPN Berbalik Arah! Kakek Mujiran Bebas, Ini Kisah di Baliknya

    25-05-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pesta Juara Persib Berujung Tragis: 2 Tewas, Botol Miras Menggunung!
    • Terungkap! Fakta Keji Pembunuhan Gadis Yatim di Bogor, Dibuang dari Tol
    • PTPN Berbalik Arah! Kakek Mujiran Bebas, Ini Kisah di Baliknya
    • Kisah Pilu di Balik Mayat Anak di Lampung: Surat Wasiat Mengguncang!
    • Sumba Timur Gempar! Mobil Patroli Kapolsek Hantam Warga, Ini Faktanya!
    • Genset Maut Saat Blackout Sumut: 2 Karyawan Toko Meregang Nyawa!
    • Selamat Datang Pahlawan! 9 WNI Korban Kekejaman Israel Akhirnya Pulang
    • Iduladha 2026: An-Nadzir Gowa Umumkan Tanggal Mengejutkan!
    Senin, 25 Mei 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Skandal Dana Hibah Pendidikan Jabar: Gubernur Tutup Keran!
    Nasional

    Skandal Dana Hibah Pendidikan Jabar: Gubernur Tutup Keran!

    27-04-2025 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Skandal Dana Hibah Pendidikan Jabar: Gubernur Tutup Keran!

    zonamerahnews – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membuat keputusan tegas dengan menghentikan sementara dana hibah untuk yayasan pendidikan, termasuk yang berbasis agama. Keputusan kontroversial ini dilatarbelakangi temuan penyelewengan dana yang signifikan, menyebabkan penyaluran dana tidak merata dan jauh dari sasaran. Informasi yang diperoleh zonamerahnews.com menyebutkan adanya yayasan baru yang belum terverifikasi, namun menerima dana miliaran rupiah tanpa pertanggungjawaban yang jelas terkait peningkatan kualitas pendidikan.

    "Saya tak ingin dana hibah hanya dinikmati segelintir pihak," tegas Dedi dalam keterangan pers di Bandung, Minggu (27/4). "Praktik ini tak bisa dibiarkan. Maka, saya hentikan dulu. Ke depan, bantuan akan berbasis program pembangunan, bukan lagi aspirasi atau kedekatan politik," tambahnya.

    Skandal Dana Hibah Pendidikan Jabar: Gubernur Tutup Keran!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Penghentian sementara ini, lanjut Dedi, dilakukan hingga proses verifikasi menyeluruh oleh Dinas Pendidikan dan Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat rampung. Langkah ini, menurutnya, telah mendapat dukungan penuh dari DPRD Jawa Barat.

    Meskipun demikian, Dedi membuka peluang bantuan hibah untuk pembangunan sekolah madrasah ibtidaiyah dan tsanawiyah yang menjadi wewenang Kemenag kabupaten/kota. "Pemprov siap membantu, asalkan data jumlah siswa jelas dan terverifikasi. Saya tak ingin ada lagi penyalahgunaan dana," ujarnya.

    Reformasi pendidikan di Jawa Barat juga menjadi fokus Dedi. Ia menyoroti penerimaan siswa baru yang kerap menimbulkan masalah, terutama di jenjang SMA/Madrasah Aliyah. Untuk itu, ia meminta Dinas Pendidikan Jabar dan Kanwil Kemenag Jabar menetapkan daya tampung secara transparan. Siswa yang tak tertampung akan diarahkan ke sekolah swasta yang telah ditunjuk, dengan bantuan pembiayaan dari Pemprov Jabar. Hal serupa juga diterapkan untuk tingkat SD dan SMP.

    Lebih lanjut, Dedi menekankan pentingnya perencanaan pembangunan sekolah yang terintegrasi. Sekolah menengah atas atau pertama yang baru dibangun tidak boleh berdekatan dengan SD/SMP yang sudah ada, untuk menghindari persaingan perebutan siswa. Dengan strategi ini, Dedi optimistis target 100 persen partisipasi sekolah hingga jenjang SMA/MA di Jawa Barat dapat tercapai.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Pesta Juara Persib Berujung Tragis: 2 Tewas, Botol Miras Menggunung!

    25-05-2026 - 13.05

    Terungkap! Fakta Keji Pembunuhan Gadis Yatim di Bogor, Dibuang dari Tol

    25-05-2026 - 08.05

    PTPN Berbalik Arah! Kakek Mujiran Bebas, Ini Kisah di Baliknya

    25-05-2026 - 03.05

    Kisah Pilu di Balik Mayat Anak di Lampung: Surat Wasiat Mengguncang!

    24-05-2026 - 22.05

    Sumba Timur Gempar! Mobil Patroli Kapolsek Hantam Warga, Ini Faktanya!

    24-05-2026 - 18.05

    Genset Maut Saat Blackout Sumut: 2 Karyawan Toko Meregang Nyawa!

    24-05-2026 - 13.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Pesta Juara Persib Berujung Tragis: 2 Tewas, Botol Miras Menggunung!

    Nasional 25-05-2026 - 13.05

    zonamerahnews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa perayaan pawai juara Persib yang seharusnya…

    Terungkap! Fakta Keji Pembunuhan Gadis Yatim di Bogor, Dibuang dari Tol

    25-05-2026 - 08.05

    PTPN Berbalik Arah! Kakek Mujiran Bebas, Ini Kisah di Baliknya

    25-05-2026 - 03.05

    Kisah Pilu di Balik Mayat Anak di Lampung: Surat Wasiat Mengguncang!

    24-05-2026 - 22.05
    Our Picks

    Pesta Juara Persib Berujung Tragis: 2 Tewas, Botol Miras Menggunung!

    25-05-2026 - 13.05

    Terungkap! Fakta Keji Pembunuhan Gadis Yatim di Bogor, Dibuang dari Tol

    25-05-2026 - 08.05

    PTPN Berbalik Arah! Kakek Mujiran Bebas, Ini Kisah di Baliknya

    25-05-2026 - 03.05

    Kisah Pilu di Balik Mayat Anak di Lampung: Surat Wasiat Mengguncang!

    24-05-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.