zonamerahnews.com – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akhirnya angkat bicara terkait isu miring yang menyeret namanya dalam dugaan kasus penyadapan. Politisi senior ini menegaskan tidak akan tinggal diam menghadapi tuduhan yang dianggapnya sebagai fitnah keji dan tidak berdasar.
Bahlil menyatakan kesiapannya untuk melayangkan somasi kepada pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab menyebarkan narasi negatif tersebut. Ia memberikan tenggat waktu yang tegas bagi para penyebar isu untuk memberikan klarifikasi sebelum dirinya benar-benar membawa persoalan ini ke meja hijau.

Dalam pernyataannya saat menghadiri agenda pelantikan pengurus DPD I Golkar Maluku, Bahlil menekankan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Ia menantang siapa pun yang merasa memiliki bukti kuat untuk segera menunjukkannya secara terbuka daripada sekadar melempar isu yang tidak jelas sumbernya.
Meski tidak menyebutkan identitas secara gamblang, Bahlil memberikan sindiran tajam kepada sosok senior yang kerap muncul di berbagai platform podcast. Ia menggambarkan sosok tersebut sebagai orang yang merasa paling cerdas dalam berbicara namun justru menggunakan ruang demokrasi untuk menyebarkan informasi menyesatkan.
Bahlil membantah keras tuduhan bahwa dirinya hadir dalam rapat koordinasi bersama para terduga pelaku sebelum penangkapan jenderal-jenderal tersebut dilakukan. Baginya, tuduhan yang beredar saat ini sangat berbahaya karena setara dengan melakukan tindakan penyadapan itu sendiri karena merusak reputasi seseorang secara sistematis.
Ia juga menantang pihak yang menuduhnya untuk membuka data siapa saja yang sebenarnya hadir dalam rapat yang dimaksud. Bahlil menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam agenda terlarang tersebut dan siap membuktikan kebenarannya di hadapan hukum.

