zonamerahnews.com – Kondisi mencekam tengah menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia akibat amukan kebakaran hutan dan lahan yang tak kunjung padam. Berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika per Rabu siang, kualitas udara di tiga titik krusial telah menyentuh level paling berbahaya atau masuk dalam kategori hitam.
Palangka Raya menjadi wilayah yang paling menderita dengan tingkat polusi udara yang sangat ekstrem. Konsentrasi partikulat PM2.5 di kota ini melonjak drastis hingga mencapai angka 3.340 µg/m3. Lonjakan ini tergolong sangat cepat karena hanya dalam waktu satu jam, angka polusi udara meningkat tajam dari sebelumnya yang berada di level 2.512 µg/m3.

Tak hanya Palangka Raya, Pangkalan Bun di Kotawaringin Barat juga berada dalam ancaman serius dengan angka partikulat sebesar 378.8 µg/m3. Menyusul di posisi berikutnya adalah Sintang di Kalimantan Barat yang mencatatkan konsentrasi polusi sebesar 307.2 µg/m3. Ketiga wilayah ini telah melewati ambang batas aman yang seharusnya berada di bawah 250.5 µg/m3.
Situasi ini diperparah dengan banyaknya titik panas yang terdeteksi di lapangan. Data dari BNPB menunjukkan Kalimantan Tengah sedang berjuang melawan ribuan titik panas dan puluhan titik api yang masih berkobar. Dampaknya sangat nyata bagi masyarakat, di mana jarak pandang di lokasi terdampak kini menyusut drastis hingga hanya tersisa 200 meter saja. Kondisi serupa juga membayangi Kalimantan Barat yang masih terus memantau ratusan titik panas di tengah kepulan asap tebal.

