zonamerahnews.com – Guncangan hebat melanda Badan Nasional Penanggulangan Bencana setelah lembaga antirasuah melakukan operasi senyap di wilayah Jabodetabek. Dalam sebuah operasi tangkap tangan yang mengejutkan, Komisi Pemberantasan Korupsi berhasil meringkus 14 orang yang diduga terlibat dalam praktik lancung di instansi penanggulangan bencana tersebut.
Daftar nama yang terjaring operasi ini mencakup posisi strategis mulai dari Sekretaris Utama BNPB bernama Rustian hingga Pejabat Pembuat Komitmen serta sejumlah oknum dari sektor swasta. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa para pihak tersebut telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Tak hanya menangkap para pelaku, tim penyidik juga berhasil menyita barang bukti yang sangat fantastis. Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan uang tunai senilai Rp1,4 miliar serta sejumlah logam mulia berupa emas batangan dan tabungan emas yang nilainya masih dalam proses penghitungan mendalam oleh tim ahli.
Kasus ini diduga kuat berakar dari penyimpangan dalam proyek pengadaan barang dan jasa di internal BNPB. Yang lebih mengejutkan lagi, dugaan korupsi ini menyasar penggunaan dana siap pakai yang seharusnya dialokasikan untuk penanganan situasi darurat bencana.
Saat ini KPK tengah melakukan gelar perkara guna menetapkan status hukum para tersangka. Pihak lembaga antirasuah berjanji akan segera mengungkap kronologi lengkap serta bagaimana skema aliran dana ilegal tersebut bekerja dalam waktu dekat.

