zonamerahnews.com – Situasi keamanan di Arab Saudi yang belum menentu akibat konflik dengan milisi Houthi dari Yaman ternyata tidak menyurutkan semangat ratusan jemaah umrah asal Makassar untuk tetap berangkat ke tanah suci. Meski sempat diwarnai ketidakpastian, operasional penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Jeddah dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.
zonamerahnews.com – Pada Selasa 13 Oktober, satu penerbangan dengan kode JT095 yang menghubungkan rute Makassar menuju Jeddah tetap mengudara. Walaupun sempat mengalami pergeseran waktu keberangkatan dari jadwal semula pukul 12.00 WITA menjadi pukul 14.45 WITA, penerbangan ini tetap dipastikan beroperasi secara normal. Tercatat sebanyak 431 penumpang ikut dalam perjalanan menuju Jeddah tersebut.

Mahesa Citra selaku PGS Branch Communication dan CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin mengonfirmasi bahwa jadwal penerbangan tersebut tetap terjaga meski ada perubahan waktu. Hal ini menjadi kabar baik bagi para jemaah yang tengah menanti kepastian keberangkatan mereka di tengah situasi geopolitik yang sedang memanas.
Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran di kalangan calon jemaah menyusul adanya pembatalan penerbangan lanjutan maskapai Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur ke Madinah pada Senin 12 Oktober. Pembatalan tersebut merupakan dampak dari rangkaian serangan Houthi ke wilayah Arab Saudi. Kejadian ini sempat membuat 53 jemaah umrah tertunda keberangkatannya karena mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan dari Kuala Lumpur.
Namun, pihak manajemen bandara menegaskan bahwa penerbangan reguler dari Makassar menuju Kuala Lumpur tetap beroperasi normal. General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menjelaskan bahwa kendala yang terjadi hanya pada penerbangan lanjutan di negara transit, bukan pada penerbangan langsung dari Makassar menuju Jeddah yang tetap berjalan lancar.

