zonamerahnews.com – Tragedi mencekam menyelimuti perairan Batu Bolong Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur setelah kapal Pinisi KM Feronia dilaporkan terbalik pada Selasa sore sekitar pukul 15.02 WITA. Insiden ini terjadi saat kapal yang membawa 30 orang tersebut tengah menempuh perjalanan dari Labuan Bajo menuju Pulau Rinca.
Kapal tersebut diketahui mengangkut para penyelam yang baru saja menyelesaikan aktivitas mereka di kawasan Manta. Namun naas kapal dihantam arus laut yang sangat kuat saat melintasi perairan Tatawa Besar hingga akhirnya terbalik di tengah laut.

Tim KSOP Kelas III Labuan Bajo bergerak cepat melakukan evakuasi dan berhasil menyelamatkan 29 orang yang terdiri dari 24 penumpang serta 5 awak kapal. Korban yang selamat langsung dilarikan ke Dermaga Marina Waterfront untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski mayoritas penumpang berhasil diselamatkan satu orang penumpang dilaporkan masih hilang dan diduga terjebak di dalam badan kapal. Hingga saat ini petugas gabungan masih terus melakukan upaya pencarian intensif di lokasi kejadian.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto menyatakan bahwa proses pencarian satu korban yang hilang terus diupayakan bersama seluruh unsur terkait. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan bagi seluruh nakhoda kapal yang melintasi area tersebut terutama saat menghadapi kondisi arus kuat dan pasang air.
Pihak Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Kupang pun telah mengeluarkan peringatan resmi kepada para pelaut agar meningkatkan kewaspadaan di sekitar lokasi. Saat ini otoritas terkait masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti terbaliknya kapal KM Feronia tersebut.

