Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Demokrasi Desa Terancam Usul Masa Kades Diperpanjang

    11-09-2026 - 22.35

    Aksi Tak Terduga Gibran Gandeng Orangutan Curi Perhatian

    11-09-2026 - 22.05

    Terungkap Biang Kerok Keracunan Massal Toraja

    11-09-2026 - 18.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Demokrasi Desa Terancam Usul Masa Kades Diperpanjang
    • Aksi Tak Terduga Gibran Gandeng Orangutan Curi Perhatian
    • Terungkap Biang Kerok Keracunan Massal Toraja
    • Peringatan Tegas Gubernur DKI Jelang Laga Krusial
    • Rompi Misterius Ditemukan Bukan Milik Jurnalis
    • Sopir Alphard Maut Jadi Tersangka Ini Pengakuannya
    • Puting Membara Orang Utan Terancam Punah
    • Jakarta Bertekad Stunting Tuntas Ini Resep Jitu
    Sabtu, 12 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Terungkap Biang Kerok Keracunan Massal Toraja
    Nasional

    Terungkap Biang Kerok Keracunan Massal Toraja

    11-09-2026 - 18.352 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Terungkap Biang Kerok Keracunan Massal Toraja

    zonamerahnews.com – Kabar mengejutkan datang dari Tana Toraja setelah insiden keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar. Hasil penyelidikan resmi kini menguak penyebab utama di balik gangguan kesehatan serius yang dialami 193 siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar secara definitif menemukan kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada menu ayam masak bumbu kuning yang menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, Yosefina Rombetasik, membenarkan temuan krusial ini. Menurutnya, laporan BBPOM Makassar jelas menunjukkan keberadaan E. coli pada sampel ayam bumbu kuning yang dikonsumsi para siswa. Bakteri ini dikenal luas sebagai pemicu berbagai masalah pencernaan, termasuk diare parah, mual, muntah, dan nyeri perut yang hebat. Kehadiran E. coli dalam makanan jelas tidak memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan, sehingga berpotensi besar menyebabkan keracunan.

    Terungkap Biang Kerok Keracunan Massal Toraja
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Meski demikian, tidak semua hidangan yang disajikan dalam program MBG terbukti bermasalah. Pemeriksaan ketat BBPOM Makassar juga mencakup nasi putih, tempe mendoan, sayur tumis jagung, wortel dan labu siam, serta ikan nila. Hasilnya, seluruh sampel tersebut dinyatakan aman, bebas dari E. coli, Staphylococcus aureus, Salmonella, methanil yellow, sianida, maupun nitrit. Ini mengindikasikan bahwa sumber masalah terisolasi pada satu jenis lauk saja.

    Untuk irisan melon yang juga diperiksa, hasil uji mikrobiologi menunjukkan nihilnya E. coli, Staphylococcus aureus, dan Salmonella. Namun, ditemukan jejak nitrit dalam kadar yang sangat kecil. Yosefina menjelaskan bahwa kandungan nitrit dalam jumlah minim ini merupakan fenomena alami yang bisa terjadi pada sayur dan buah. Proses penyerapan nitrat dari tanah atau air, diikuti oleh perubahan akibat aktivitas bakteri, secara wajar dapat menghasilkan nitrit dalam kadar yang tidak membahayakan.

    Sebelum terungkapnya penyebab pasti ini, Tana Toraja sempat digegerkan oleh laporan 193 siswa yang mendadak jatuh sakit. Mereka dilarikan ke berbagai klinik dan rumah sakit dengan keluhan pusing, mual, dan muntah-muntah setelah menyantap hidangan MBG. Penemuan bakteri E. coli pada ayam bumbu kuning kini memberikan jawaban atas misteri di balik insiden massal tersebut, sekaligus menjadi peringatan penting akan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas pangan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Demokrasi Desa Terancam Usul Masa Kades Diperpanjang

    11-09-2026 - 22.35

    Aksi Tak Terduga Gibran Gandeng Orangutan Curi Perhatian

    11-09-2026 - 22.05

    Peringatan Tegas Gubernur DKI Jelang Laga Krusial

    11-09-2026 - 18.05

    Rompi Misterius Ditemukan Bukan Milik Jurnalis

    11-09-2026 - 16.35

    Sopir Alphard Maut Jadi Tersangka Ini Pengakuannya

    11-09-2026 - 16.05

    Puting Membara Orang Utan Terancam Punah

    11-09-2026 - 13.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Demokrasi Desa Terancam Usul Masa Kades Diperpanjang

    Nasional 11-09-2026 - 22.35

    zonamerahnews.com – Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin dari Fraksi PKB menyuarakan keberatan keras atas…

    Aksi Tak Terduga Gibran Gandeng Orangutan Curi Perhatian

    11-09-2026 - 22.05

    Terungkap Biang Kerok Keracunan Massal Toraja

    11-09-2026 - 18.35

    Peringatan Tegas Gubernur DKI Jelang Laga Krusial

    11-09-2026 - 18.05
    Our Picks

    Demokrasi Desa Terancam Usul Masa Kades Diperpanjang

    11-09-2026 - 22.35

    Aksi Tak Terduga Gibran Gandeng Orangutan Curi Perhatian

    11-09-2026 - 22.05

    Terungkap Biang Kerok Keracunan Massal Toraja

    11-09-2026 - 18.35

    Peringatan Tegas Gubernur DKI Jelang Laga Krusial

    11-09-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.