zonamerahnews.com – Sebuah kabar menggemparkan datang dari markas besar TNI Tentara Nasional Indonesia membuka pintu lebar bagi putra-putri suku Dayak dari pedalaman untuk bergabung menjadi prajurit. Kebijakan revolusioner ini merupakan hasil pembahasan intensif dalam rapat penting yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di kediamannya Hambalang pada Sabtu malam.
Pertemuan strategis tersebut dihadiri sejumlah tokoh kunci di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya. Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan juga turut serta dalam diskusi krusial tersebut.

Dalam kesempatan itu Presiden Prabowo menekankan beberapa poin penting. Salah satunya adalah penyesuaian persyaratan khusus guna mempermudah perekrutan masyarakat Dayak pedalaman yang berkeinginan mengabdi sebagai prajurit TNI. Selain itu perhatian serius juga diberikan pada penanganan bencana alam pascagempa bumi di Flores erupsi Gunung Merapi serta upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan Karhutla yang kerap melanda Kalimantan dan Sumatra.
Secara khusus Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya edukasi bahaya pembakaran hutan. Ia menginstruksikan para Bintara Pembina Desa Babinsa untuk proaktif memberikan pemahaman kepada warga di desa-desa agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lahan demi masa depan yang lebih baik. Pernyataan resmi ini dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet RI.

