zonamerahnews.com – Bayangan misterius kini menyelimuti Bandung dan Cimahi. Sejak akhir pekan lalu, serangkaian aksi pembakaran dengan motif yang belum terungkap telah menciptakan ketegangan di tengah masyarakat. Pelaku, yang selalu muncul dengan jaket bertudung gelap dan ransel di kegelapan dini hari, menyasar berbagai objek secara acak. Beruntung, api tak pernah meluas berkat kesigapan warga dan rekaman CCTV yang viral menjadi petunjuk utama bagi pihak berwenang.
Insiden pertama mengguncang Cimahi. Sebuah rekaman kamera pengawas menunjukkan seorang pria membakar gerobak pedagang kaki lima di Jalan Ria, Kelurahan Cimahi. Kejadian yang diduga berlangsung pada Jumat dini hari itu memperlihatkan pelaku mendekati deretan gerobak yang tertutup terpal biru. Dengan cepat, api dipantik pada terpal tersebut. Meskipun api sempat membesar, gerobak milik pedagang bakso, dimsum, dan ayam goreng itu berhasil diselamatkan dari kerusakan parah berkat intervensi warga. Iptu Gofur Supangkat, Kasi Humas Polres Cimahi, mengonfirmasi bahwa penyelidikan intensif sedang berlangsung. Sriyono (45), pemilik gerobak bakso, mengungkapkan kebingungannya atas insiden ini dan berharap pelaku segera tertangkap. Senada, Agung Kurniawan, pemilik gerobak dimsum, bersyukur api cepat diketahui sebelum melahap habis usahanya.

Tak berselang lama, teror serupa menyambangi Bandung, tepatnya di Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir. Kali ini, bendera Merah Putih yang terpasang di sebuah rumah menjadi sasaran. Aksi pembakaran bendera pada Minggu dini hari itu juga terekam CCTV dan menyebar luas di media sosial. Lokasi kejadian berada di area perbatasan Kota Bandung dan Cimahi, menambah spekulasi apakah pelakunya sama. Kapolsek Andir Kompol Triyono Raharja menegaskan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus ini. Dalam rekaman, pria ber-hoodie hitam dan ransel terlihat memantik api pada bendera sebelum pergi. Untungnya, api segera dipadamkan oleh warga yang melintas. Mia (61), pemilik rumah, merasa lega api tidak menjalar ke bangunan dan berterima kasih kepada warga yang sigap.
Puncak dari serangkaian kejadian ini terjadi di Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Bandung. Pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.40 WIB, seorang individu dengan ciri-ciri identik kembali beraksi, kali ini membakar sebuah bangunan. Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung harus diterjunkan untuk memadamkan api yang berkobar. Rekaman CCTV kembali menjadi bukti kuat, menampilkan pria bertudung hitam, bermasker, dan membawa ransel menyulut api. Kapolsek Astanaanyar Kompol Fetrizal membenarkan insiden ini dan menyatakan dugaan kuat bahwa pelaku adalah orang yang sama dengan kejadian sebelumnya. Korban telah melaporkan kejadian ini ke polisi, dan kasus ini kini juga menjadi perhatian serius Satreskrim Polrestabes Bandung.
Menanggapi rentetan insiden ini, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menyatakan bahwa penyelidikan intensif sedang berjalan. Ia mengakui adanya kemiripan signifikan antara modus operandi di berbagai lokasi, khususnya antara insiden bendera di Andir dan pembakaran bangunan di Astanaanyar. Namun, pihak kepolisian masih berupaya memastikan apakah benar satu pelaku yang bertanggung jawab atas semua kejadian yang meresahkan warga Bandung dan Cimahi ini.

