zonamerahnews.com – Tiga sopir ekspedisi logistik nekat melompat ke lautan lepas demi menyelamatkan nyawa dari amukan si jago merah yang melahap KM Mutiara Sentosa 2. Insiden mengerikan ini terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep Madura, Minggu 2 Agustus. Dedi Mardiansyah, perwakilan ekspedisi asal Makassar, menuturkan kisah heroik para anak buahnya yang terjebak dalam kobaran api.
Kisah bermula saat kapal yang mengangkut armada logistik tersebut bertolak dari Surabaya menuju Makassar pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Dedi baru menerima kabar tragis kebakaran kapal itu pada pukul 07.00 pagi, saat ia berada di bandara. Ketidakpastian menyelimuti dirinya selama berjam-jam, menunggu kabar nasib ketiga sopirnya.

Baru menjelang sore, sekitar pukul 17.00 WIB, Dedi bisa bernapas lega. Ia mendapat konfirmasi bahwa ketiga sopirnya berhasil selamat. Mereka menceritakan detik-detik mencekam saat harus melompat dari kapal yang terbakar menuju kapal evakuasi. Kondisi laut yang ganas dengan ombak tinggi membuat kapal penyelamat tak bisa merapat sempurna, memaksa semua penumpang melakukan lompatan berisiko. Beruntung, ketiga sopir sudah mengenakan pelampung keselamatan, sebuah tindakan yang terbukti krusial dalam situasi genting tersebut.
Sebelumnya, Kapal Motor Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan terbakar hebat. Kapal dengan rute Surabaya-Makassar ini membawa sekitar 250 penumpang. Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengonfirmasi bahwa informasi awal kebakaran diterima pada pukul 08.24 WIB dari Syahbandar Tanjung Perak, disusul konfirmasi dari operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran.
Nakhoda kapal sempat melaporkan kebakaran terjadi di ujung utara Madura antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB, sebelum komunikasi terputus. Tim SAR segera bergerak cepat, berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak pada 08.30 WIB untuk memastikan posisi kapal. Koordinasi berlanjut dengan Pos SAR Sumenep dan Stasiun Radio Pantai SROP Kalianget. Hasil komunikasi SROP dengan Kapal Meratus Project 3 pada 09.45 WIB menunjukkan posisi KMP Mutiara Sentosa 2 berada 19 mil laut di utara Pulau Buruan Sapudi, dengan kondisi kapal hampir hangus terbakar dan penumpang terkonsentrasi di anjungan serta haluan.
Hingga Minggu malam pukul 21.00 WIB, total 236 penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 231 orang dinyatakan selamat, sementara lima orang lainnya ditemukan meninggal dunia.

