Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Nasib Gibran di Ujung Tanduk Usai Putusan MA

    03-11-2026 - 18.05

    Polri Segera Buka Suara Soal Isu Penangkapan

    03-11-2026 - 16.35

    Ratusan Perwira Polri Bergeser Jabatan

    03-11-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Nasib Gibran di Ujung Tanduk Usai Putusan MA
    • Polri Segera Buka Suara Soal Isu Penangkapan
    • Ratusan Perwira Polri Bergeser Jabatan
    • Geger Paus Raksasa 22 Meter Terdampar di Banten
    • Misi Besar Gus Ipul Bangun Sekolah di Papua
    • Rencana Rapat RUU Pemilu Mendadak Batal
    • MUI Tegaskan Aturan Petugas Haji
    • Pesan Mengharukan Istri Pembunuh Sadis Madiun
    Selasa, 3 November 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Bupati Gowa Murka Laporan ke Polda Makin Panas
    Nasional

    Bupati Gowa Murka Laporan ke Polda Makin Panas

    09-07-2026 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bupati Gowa Murka Laporan ke Polda Makin Panas

    zonamerahnews.com – Kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret Bupati Gowa Husniah Talenrang kini memasuki babak baru yang semakin memanas. Laporan yang sebelumnya ditangani Bareskrim Polri, kini resmi dialihkan penanganannya ke Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Langkah ini menandai kelanjutan drama hukum seputar kontroversi sidang panitia khusus hak angket DPRD Gowa yang menyita perhatian publik.

    Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto membenarkan pelimpahan berkas perkara tersebut. Menurut Didik, laporan polisi yang terdaftar di Bareskrim Polri sejak awal Juli lalu, terkait dugaan tindak pidana kesaksian palsu di bawah sumpah serta penodaan nama baik, telah diserahkan ke Polda Sulsel pada 6 Juli.

    Bupati Gowa Murka Laporan ke Polda Makin Panas
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Alasan utama pengalihan kasus ini cukup jelas. Pihak Bareskrim Polri mempertimbangkan lokasi kejadian perkara atau locus delicti, serta domisili para korban dan saksi-saksi kunci, semuanya berada dalam yurisdiksi hukum Polda Sulawesi Selatan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses penyelidikan dan penuntutan.

    Sebelumnya, Bupati Gowa Husniah Talenrang secara tegas melaporkan dua individu ke Bareskrim Polri. Mereka adalah seorang wartawan bernama Saenal Abidin dan Kepala Dinas Perhubungan Gowa, Agussalim Harahap. Laporan ini dilayangkan Husniah tak lama setelah keduanya memberikan kesaksian dalam sidang pansus hak angket DPRD Gowa.

    Husniah Talenrang, yang mengajukan laporan pada 4 Juli, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai keterangan yang disampaikan oleh kedua saksi tersebut telah menyulut fitnah di tengah masyarakat dan merusak reputasi dirinya, baik secara pribadi maupun sebagai seorang kepala daerah. "Saya bukan ahli hukum, namun saya bisa menilai bahwa apa yang diutarakan Saenal Abidin telah menyalahi aturan, terutama terkait profesinya sebagai wartawan, yakni pelanggaran kode etik jurnalistik. Begitu pula dengan Agussalim Harahap, kesaksiannya saya anggap bohong dan merupakan penodaan nama baik," tegas Husniah.

    Meskipun kasus ini terus bergulir, Husniah menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam sidang pansus hak angket DPRD Gowa jika memang ada undangan resmi. Ia siap memberikan klarifikasi berdasarkan fakta-fakta yang ada. Namun, hingga saat ini, ia mengaku belum menerima satu pun panggilan dari pansus. "Sejak pansus hak angket ini dimulai, belum ada sama sekali undangan yang saya terima. Memang ada informasi yang beredar bahwa Senin depan saya akan dipanggil, tapi sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi," pungkasnya.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Nasib Gibran di Ujung Tanduk Usai Putusan MA

    03-11-2026 - 18.05

    Polri Segera Buka Suara Soal Isu Penangkapan

    03-11-2026 - 16.35

    Ratusan Perwira Polri Bergeser Jabatan

    03-11-2026 - 16.05

    Geger Paus Raksasa 22 Meter Terdampar di Banten

    03-11-2026 - 13.35

    Misi Besar Gus Ipul Bangun Sekolah di Papua

    03-11-2026 - 13.05

    Rencana Rapat RUU Pemilu Mendadak Batal

    03-11-2026 - 08.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Nasib Gibran di Ujung Tanduk Usai Putusan MA

    Nasional 03-11-2026 - 18.05

    zonamerahnews.com – Dunia politik tanah air mendadak gempar setelah Mahkamah Agung mengeluarkan putusan mengejutkan terkait…

    Polri Segera Buka Suara Soal Isu Penangkapan

    03-11-2026 - 16.35

    Ratusan Perwira Polri Bergeser Jabatan

    03-11-2026 - 16.05

    Geger Paus Raksasa 22 Meter Terdampar di Banten

    03-11-2026 - 13.35
    Our Picks

    Nasib Gibran di Ujung Tanduk Usai Putusan MA

    03-11-2026 - 18.05

    Polri Segera Buka Suara Soal Isu Penangkapan

    03-11-2026 - 16.35

    Ratusan Perwira Polri Bergeser Jabatan

    03-11-2026 - 16.05

    Geger Paus Raksasa 22 Meter Terdampar di Banten

    03-11-2026 - 13.35
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.