zonamerahnews.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melontarkan target ambisius untuk perhelatan Jakarta Fair di masa mendatang. Ia berharap nilai transaksi pada ajang akbar tahun 2027 mampu menembus angka fantastis Rp9 triliun. Pernyataan ini disampaikan Pramono saat meresmikan pembukaan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis malam.
Gelaran JFK 2026 yang berlangsung selama 32 hari ini merupakan pameran multi-produk terbesar terlengkap dan terlama di Asia Tenggara. Pramono Anung mengungkapkan optimismenya terhadap pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan dari acara ini. Ia mencatat pada tahun 2025 total perputaran uang di Jakarta Fair telah mencapai Rp73 triliun. Untuk edisi tahun ini Gubernur menargetkan peningkatan signifikan.

"Saya berharap Jakarta Fair tahun ini lebih semarak dari sebelumnya. Semoga jumlah pengunjung bisa melampaui 6 juta orang dengan total transaksi yang menyentuh angka di atas Rp8 triliun" ujar Pramono. Ia menambahkan bahwa Jakarta Fair Kemayoran adalah ikon penting dalam perayaan ulang tahun Ibu Kota. Perhelatan tahun ini terasa istimewa mengingat tahun depan Jakarta akan merayakan hari jadinya yang ke-500.
Momen pembukaan JFK 2026 ditandai dengan pemukulan kenong secara simbolis oleh Pramono Anung didampingi Menteri UMKM Maman Abdurrahman serta Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran Hartati Murdaya. Kemeriahan acara tahun ini semakin terasa dengan bertambahnya jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
Tercatat sebanyak 2800 peserta dari berbagai sektor turut meramaikan dengan menempati 1800 stan atau tenant. Komposisinya menunjukkan dominasi sektor swasta sebesar 55 persen sementara 45 persen lainnya diisi oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memamerkan produk-produk unggulan mereka di seluruh area pameran.
Tak ketinggalan Anjungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga hadir di Hall C1. Berbagai dinas dan lembaga penting Pemprov DKI membuka stan di sana termasuk Dinas Kesehatan Dinas Perhubungan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bank Jakarta PAM Jaya Bapenda DKI Jakarta MRT Jakarta serta Pasar Jaya dan sejumlah instansi lainnya. Kehadiran mereka bertujuan untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat luas.

