Kaget! Harta Harvey Moeis Dilelang, Jam Tangan Palsu Jimmy Dimusnahkan
zonamerahnews – Jakarta – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menjadi sorotan publik. Dalam gelaran BPA Fair hari ketiga, Rabu (20/5), lembaga ini tak hanya melelang barang rampasan dari terpidana kasus korupsi Harvey Moeis, tetapi juga memusnahkan belasan jam tangan palsu milik terpidana Jimmy Sutopo.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa lelang barang sitaan Harvey Moeis kini baru mencakup perhiasan dan beberapa tas mewah. "Barang-barang Harvey Moeis itu yang dilelang sementara baru perhiasan, mobil, ada beberapa mobil. Ke depan, sebulan ke depan mungkin baru lebih banyak lagi untuk dilelang," ujar Anang kepada wartawan pada Rabu (20/5), seperti dikutip dari zonamerahnews.com. Kendaraan mewah milik Harvey, lanjutnya, dijadwalkan akan menyusul pada bulan depan.
Di sisi lain, momen penting juga terjadi dengan pemusnahan 14 buah jam tangan palsu yang merupakan barang sitaan dari terpidana Jimmy Sutopo. Pemusnahan ini dilakukan pada sore hari di lokasi BPA Fair. "Di akhir sore ini baru saja kita saksikan langsung pemusnahan terhadap barang bukti kurang lebih 14 jam (tangan) yang dalam kasus perkara tindak pidana korupsi atas nama tersangka Jimmy Sutopo," terang Anang.
Anang menambahkan bahwa setiap unit jam tangan palsu tersebut ditaksir bernilai Rp15 juta. Namun, karena statusnya sebagai barang palsu dan melanggar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), serta tidak memberikan manfaat bagi negara, barang-barang tersebut diputuskan untuk dimusnahkan. "Karena ini menyangkut barang palsu, ada HAKI yang harus kita lindungi dan juga tidak memberi manfaat kepada negara, maka barang ini kita musnahkan," tegasnya.
Kegiatan BPA Fair sendiri berlangsung selama empat hari, dari tanggal 18 hingga 21 Mei baru-baru ini. Kepala BPA Kejagung, Kuntadi, sebelumnya menyatakan bahwa total ada 308 aset yang terbagi dalam 245 lot akan dilelang secara terbuka dan akuntabel. Aset-aset tersebut meliputi beragam barang mewah seperti mobil, tas, perhiasan, emas, hingga koleksi seni berupa lukisan dan patung. "Dalam gelaran BPA Fair ini ada 308 aset dalam 245 lot yang akan kita jual lelang secara terbuka dan akuntabel," kata Kuntadi saat membuka acara di Kantor BPA, Jakarta, Senin (18/5).

