Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Wabah Flu A Hantui Sumut Siapa Targetnya

    26-09-2026 - 16.35

    Megawati Tabur Bunga Perpisahan Adik Tercinta

    26-09-2026 - 16.05

    Bupati Gowa Terjerat Korupsi Jabatan Berganti Cepat

    26-09-2026 - 13.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Wabah Flu A Hantui Sumut Siapa Targetnya
    • Megawati Tabur Bunga Perpisahan Adik Tercinta
    • Bupati Gowa Terjerat Korupsi Jabatan Berganti Cepat
    • Daftar Petinggi Polri Naik Pangkat Bikin Heboh
    • Terungkap Lokasi Peristirahatan Terakhir Guruh Soekarnoputra
    • Momen Haru Jenazah Guruh Soekarnoputra Tiba
    • Misteri Hunian Mewah Lapas Cibinong Terkuak
    • Bechi Anak Kiai Jombang Bebas Remisi Fantastis
    Sabtu, 26 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Bukan Urus Kasus! Sahroni Ungkap Fakta Rp300 Juta ke Pemeras KPK
    Nasional

    Bukan Urus Kasus! Sahroni Ungkap Fakta Rp300 Juta ke Pemeras KPK

    10-04-2026 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bukan Urus Kasus! Sahroni Ungkap Fakta Rp300 Juta ke Pemeras KPK

    zonamerahnews – Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, akhirnya angkat bicara terkait kasus pemerasan yang menimpanya. Ia dengan tegas membantah narasi yang menyebut dirinya mengurus perkara, melainkan menjelaskan bahwa penyerahan uang Rp300 juta kepada para pemeras adalah bagian dari strategi untuk menangkap pelaku.

    Sahroni mengaku terkejut dengan simpang siurnya informasi yang beredar belakangan ini. Menurut Bendahara Umum Partai NasDem ini, para pelaku tidak pernah membahas pengurusan kasus apapun. Mereka justru datang dan langsung meminta sejumlah uang sebesar Rp300 juta dengan dalih untuk "kegiatan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."

    Bukan Urus Kasus! Sahroni Ungkap Fakta Rp300 Juta ke Pemeras KPK
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Berita yang beredar seolah-olah saya mengurus perkara, itu tidak benar. Tidak ada urus perkara. Mereka langsung meminta uang atas nama pimpinan KPK," tegas Sahroni saat dihubungi zonamerahnews.com pada Jumat (10/4).

    Ia tidak menampik telah menyerahkan uang tersebut. Namun, penyerahan itu bukan tanpa alasan. "Duit memang sudah diserahkan, iya. Kenapa? Karena untuk menangkap orang, saya harus menyerahkan bukti uangnya. Masa mau menangkap orang tanpa ada bukti penyerahan duit," jelasnya.

    Insiden pemerasan ini, menurut Sahroni, terjadi pada Senin (6/4). Saat itu, ia sedang memimpin rapat komisi ketika stafnya menyampaikan ada seorang perempuan yang mengaku sebagai Kepala Biro Penindakan KPK ingin bertemu. Merasa curiga, Sahroni lantas mengonfirmasi identitas para pelaku kepada pimpinan KPK, yang kemudian membantah adanya utusan tersebut.

    "Karena saya curiga, saya layani tapi langsung saya tanyakan ke KPK. Karena tidak benar, akhirnya KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, dan saya langsung melaporkannya," imbuh Sahroni.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari KPK dan Polda Metro Jaya bergerak cepat. Pada Kamis (9/4) malam, empat orang terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Jakarta Barat. Para pelaku diduga kuat mengaku sebagai pegawai KPK dan menawarkan jasa untuk mengatur penanganan perkara dugaan korupsi di lembaga antirasuah tersebut.

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut. "Para terduga pelaku diamankan di wilayah Jakarta Barat. Dalam kegiatan tersebut, tim juga mengamankan barang bukti berupa uang sejumlah 17.400 dolar Amerika Serikat," kata Budi.

    Kasus ini menyoroti modus operandi pemerasan yang kerap mencatut nama lembaga penegak hukum, sekaligus menunjukkan kesigapan aparat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat demi menjaga integritas institusi.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Wabah Flu A Hantui Sumut Siapa Targetnya

    26-09-2026 - 16.35

    Megawati Tabur Bunga Perpisahan Adik Tercinta

    26-09-2026 - 16.05

    Bupati Gowa Terjerat Korupsi Jabatan Berganti Cepat

    26-09-2026 - 13.35

    Daftar Petinggi Polri Naik Pangkat Bikin Heboh

    26-09-2026 - 13.05

    Terungkap Lokasi Peristirahatan Terakhir Guruh Soekarnoputra

    26-09-2026 - 08.35

    Momen Haru Jenazah Guruh Soekarnoputra Tiba

    26-09-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Wabah Flu A Hantui Sumut Siapa Targetnya

    Nasional 26-09-2026 - 16.35

    zonamerahnews.com – Sumatra Utara kini tengah menghadapi temuan 27 kasus Influenza A atau yang kerap…

    Megawati Tabur Bunga Perpisahan Adik Tercinta

    26-09-2026 - 16.05

    Bupati Gowa Terjerat Korupsi Jabatan Berganti Cepat

    26-09-2026 - 13.35

    Daftar Petinggi Polri Naik Pangkat Bikin Heboh

    26-09-2026 - 13.05
    Our Picks

    Wabah Flu A Hantui Sumut Siapa Targetnya

    26-09-2026 - 16.35

    Megawati Tabur Bunga Perpisahan Adik Tercinta

    26-09-2026 - 16.05

    Bupati Gowa Terjerat Korupsi Jabatan Berganti Cepat

    26-09-2026 - 13.35

    Daftar Petinggi Polri Naik Pangkat Bikin Heboh

    26-09-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.