Bikin Resah Anak-anak, Iklan Film Horor Dicopot Paksa Pemprov DKI!
zonamerahnews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merespons cepat keluhan warga dengan mencopot baliho dan videotron iklan film horor ‘Aku Harus Mati’ dari tiga lokasi strategis. Tindakan ini diambil setelah materi promosi tersebut mengundang keresahan publik, terutama karena dinilai terlalu menyeramkan dan berpotensi mengganggu psikologis anak-anak.

Yustinus Prastowo, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, menjelaskan bahwa operasi penertiban ini merupakan hasil koordinasi antara Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta. Penertiban ini dilakukan pada Minggu (5/4) setelah gelombang protes dari masyarakat.
"Total ada tiga lokasi yang sudah kami tertibkan," ujar Yustinus dalam keterangannya di Jakarta. Ia merinci, titik-titik tersebut meliputi Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat; Jalan Daan Mogot Km 11 (Jembatan Gantung), Jakarta Barat; dan Pos Polisi Perempatan Harmoni, Jakarta Pusat. Dua di antaranya berupa banner fisik, sementara satu lainnya adalah videotron.
Menurut Yustinus, ruang publik haruslah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Oleh karena itu, setiap materi komunikasi visual yang dipajang di area publik wajib memperhatikan aspek kepatutan dan dampak psikologis yang mungkin ditimbulkannya.
Pemprov DKI Jakarta juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka kanal aduan masyarakat dan memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan serius. "Kami juga terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan penanganan di titik-titik lainnya," tambahnya.
Respons cepat pemerintah daerah ini juga terlihat dari unggahan ulang akun X resmi @satpolppjakarta yang membagikan sejumlah foto dan video proses pencopotan baliho dan banner film tersebut. Yustinus menutup pernyataannya dengan peringatan tegas, "Pemprov DKI Jakarta akan mengambil tindakan tegas jika masih ditemukan iklan serupa." Hal ini menunjukkan keseriusan Pemprov dalam menjaga kenyamanan dan ketertiban visual di Ibu Kota.

