Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    31-03-2026 - 18.05

    GEGER! Bupati Lebak Ungkit Masa Lalu Kelam Wabup, "Saya Terhina!"

    31-03-2026 - 13.05

    31-03-2026 - 08.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • GEGER! Bupati Lebak Ungkit Masa Lalu Kelam Wabup, "Saya Terhina!"
    • Mendagri Tito Beberkan Manfaat Luar Biasa Program Perumahan!
    • AHY Junior Lahir! Nama Anak Kedua AHY Penuh Makna Warisan Leluhur!
    • Geger! Bikin Video Desa, Videografer Ini Malah Terancam Penjara 2 Tahun!
    Selasa, 31 Maret 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - GEGER! Bupati Lebak Ungkit Masa Lalu Kelam Wabup, "Saya Terhina!"
    Nasional

    GEGER! Bupati Lebak Ungkit Masa Lalu Kelam Wabup, "Saya Terhina!"

    31-03-2026 - 13.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    GEGER! Bupati Lebak Ungkit Masa Lalu Kelam Wabup, "Saya Terhina!"

    zonamerahnews – Panggung politik Kabupaten Lebak memanas setelah Wakil Bupati Amir Hamzah secara terbuka meluapkan kemarahannya atas pernyataan Bupati Hasbi Asyidiki Jayabaya. Amir merasa harga dirinya diinjak-injak lantaran Bupati Hasbi, di hadapan publik, menyinggung masa lalunya sebagai mantan narapidana.

    "Ketika dia (Hasbi) menyebut, misalkan, si Amir mantan narapidana ‘uyuhan geus jadi wakil bupati geh’ (masih mending mantan napi jadi wakil bupati juga). Nah, itu kan penghinaan pribadi," ungkap Amir, seperti dilansir dari zonamerahnews.com, Selasa (31/3). Ungkapan tersebut sontak membuat Amir spontan bangkit dari duduknya, berniat untuk langsung memperingatkan Bupati agar tidak melontarkan kalimat semacam itu.

    GEGER! Bupati Lebak Ungkit Masa Lalu Kelam Wabup, "Saya Terhina!"
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menurut Amir, celetukan Hasbi yang dilontarkan dalam momen halalbihalal di lingkungan Pemkab Lebak itu sama sekali tidak relevan dengan konteks tugas dan fungsinya sebagai Wakil Bupati. "Saya merasa terhina saat itu karena di khalayak umum dia bicara pribadi, dan tidak ada kaitan dengan pekerjaan, makanya spontan saya ingin peringatkan," tegasnya.

    Amir juga mengungkapkan bahwa insiden ini bukan kali pertama ia menerima ‘serangan’ verbal dari Bupati Hasbi. Bahkan, ia menyebutkan bahwa para kepala dinas dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya pun sering menjadi sasaran bahasa yang kurang pantas. "Ini kedua kalinya dan mungkin kalau di beberapa dinas sebenarnya sering ngomong-ngomong kasar seperti ini. Yang tidak layaklah bahasa-bahasa itu disampaikan dalam sebuah rapat," imbuhnya.

    Insiden ketegangan ini bermula saat kegiatan halalbihalal yang digelar di Pendopo Bupati Lebak pada Senin (30/3). Dalam sambutannya, Bupati Hasbi mulanya memberikan arahan kepada ASN untuk menjalankan tugas sesuai peraturan. Namun, kemudian ia menyoroti wewenang Wakil Bupati, secara implisit menuding Amir Hamzah kerap melakukan pertemuan dengan kepala dinas di luar koridor yang semestinya.

    Hasbi merujuk pada Pasal 66 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menurutnya secara jelas membatasi tugas Wakil Bupati. "Wakil bupati dalam Undang-Undang ASN Pasal 66 itu tugasnya jelas, tidak boleh bermain-main dengan kepala dinas ke rumahnya. Dalam pasal tersebut disebutkan, jika didelegasikan atau bupati berhalangan, hanya itu tugas wakil bupati," papar Hasbi dalam sambutannya.

    Setelah menyinggung masalah wewenang, Bupati Hasbi kemudian melanjutkan dengan menceritakan masa lalu Amir Hamzah yang pernah terlibat dalam kasus suap sengketa Pilkada 2013, di mana Amir dinyatakan menyuap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. "Uyuhan (masih mending) mantan napi jadi wakil bupati, bersyukur," kata Hasbi di depan Amir.

    Meski Amir menilai progres pembangunan infrastruktur di Lebak saat ini sudah cukup baik, ia khawatir sikap Bupati Hasbi justru berpotensi merusak citra dan harmonisasi pemerintahan. "Dibandingkan dengan daerah lain, kita bagus, jalan kota kita bagus, pengairan bagus, jalan desa, jalan kabupaten bagus, komposisi APBD kita bagus dibandingkan dengan daerah lain yang setara dengan kita. Tapi, karena koordinasinya kurang, banyak pidato yang menyakitkan, yang bagus jadi jelek akhirnya," pungkas Amir, menyiratkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang dari disharmoni ini.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    31-03-2026 - 18.05

    31-03-2026 - 08.05

    31-03-2026 - 03.05

    Mendagri Tito Beberkan Manfaat Luar Biasa Program Perumahan!

    30-03-2026 - 22.05

    AHY Junior Lahir! Nama Anak Kedua AHY Penuh Makna Warisan Leluhur!

    30-03-2026 - 18.05

    30-03-2026 - 13.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Nasional 31-03-2026 - 18.05

    Serangan Keji di Lebanon! 3 Prajurit TNI Gugur, Indonesia Murka, Tuntut Penyelidikan Tuntas! zonamerahnews -…

    GEGER! Bupati Lebak Ungkit Masa Lalu Kelam Wabup, "Saya Terhina!"

    31-03-2026 - 13.05

    31-03-2026 - 08.05

    31-03-2026 - 03.05
    Our Picks

    31-03-2026 - 18.05

    GEGER! Bupati Lebak Ungkit Masa Lalu Kelam Wabup, "Saya Terhina!"

    31-03-2026 - 13.05

    31-03-2026 - 08.05

    31-03-2026 - 03.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.