zonamerahnews – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, memprediksi bahwa puncak arus balik perayaan Idulfitri tahun 2026 akan jatuh pada hari Selasa, 24 Maret. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan parah yang kerap terjadi pasca-Lebaran, pihak kepolisian telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas yang matang, termasuk penerapan sistem satu arah atau ‘one way’.
Irjen Agus menjelaskan kepada awak media pada Jumat (20/3) lalu bahwa skema one way akan menjadi jurus andalan untuk melancarkan pergerakan kendaraan. "Nanti diperkirakan tanggal 24 arus balik, kita siapkan one way," ujarnya, menegaskan kesiapan Korlantas Polri.

Sebagai langkah awal, kebijakan satu arah ini akan diberlakukan secara parsial, membentang dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga Pejagan. Namun, jika volume kendaraan yang melintas menuju Jakarta pada tanggal tersebut tetap tinggi dan signifikan, tidak menutup kemungkinan kebijakan one way ini akan diperpanjang cakupannya hingga ke titik-titik lain yang strategis.
Penerapan one way secara nasional dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 akan sangat bergantung pada hasil penghitungan lalu lintas (traffic counting) kendaraan yang bergerak menuju ibu kota. "Pada tanggal 24, ketika prediksi arus mudik dengan traffic counting yang ada di Gate Tol Kalikangkung, kami akan lakukan one way nasional arus balik," terang Agus, mengindikasikan bahwa keputusan akan diambil secara dinamis berdasarkan kondisi lapangan.
Sebelumnya, Irjen Agus juga mengklaim bahwa arus mudik Lebaran tahun ini (mengacu pada periode sebelum arus balik yang diprediksi) berjalan cukup terkendali. Meskipun demikian, terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup mencolok, yakni sebesar 4,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data menunjukkan, jumlah kendaraan yang melintas meningkat dari 258.000 menjadi 270.000 unit, sebuah angka yang menuntut persiapan ekstra untuk arus baliknya. (dis/sfr)

