zonamerahnews – Stasiun Gambir di Jakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah pemudik yang memulai perjalanan mereka menjelang Lebaran. Hingga Jumat (20/3) pukul 08.00 WIB, sebanyak 17.231 penumpang telah berangkat dari stasiun ikonik ini, menuju berbagai destinasi favorit. Kota-kota seperti Semarang, Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, hingga Bandung menjadi tujuan utama para pemudik yang antusias.
Kepala Stasiun Besar Gambir, Ganjar Mairizal, mengungkapkan bahwa tren pembelian tiket mudik tahun ini menunjukkan kecepatan yang luar biasa dibandingkan hari-hari biasa. Tiket untuk tanggal-tanggal favorit, khususnya H-3 hingga H-1 Lebaran, ludes terjual dengan cepat. "Untuk kereta unggulan serta kelas eksekutif paling cepat sold out," ujar Ganjar di Jakarta, Jumat, seperti dilansir oleh zonamerahnews.com.

Ganjar menjelaskan, menghadapi musim mudik kali ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dihadapkan pada beberapa tantangan utama. Ini termasuk lonjakan penumpang yang sangat tinggi, keterbatasan kapasitas kursi, potensi kepadatan di puncak arus mudik, serta pentingnya menjaga aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan penumpang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, KAI telah mengambil berbagai langkah strategis, mulai dari menambah kapasitas perjalanan kereta, memperbaiki fasilitas, melakukan digitalisasi layanan, memperkuat pengamanan, hingga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait.
Bagi para pemudik, Ganjar menitipkan beberapa pesan penting. "Rencanakan perjalanan dari jauh hari, kemudian datang lebih awal ke stasiun. Jaga barang bawaan masing-masing, patuhi aturan dan ikuti arahan dari petugas," imbaunya. Selain itu, penumpang juga diminta untuk selalu memperhatikan jadwal dan informasi perjalanan kereta api, menjaga kebersihan dan kesehatan, mengutamakan keselamatan keluarga, serta saling menghargai sesama pemudik demi kelancaran bersama.
Untuk menunjang kenyamanan penumpang, Stasiun Gambir juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern. Tersedia tempat bermain anak, coworking space bagi yang membutuhkan ruang kerja, serta layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk memastikan kondisi fisik pemudik prima sebelum berangkat.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menambahkan bahwa dari total kapasitas 1.083.623 tempat duduk kereta api jarak jauh yang disediakan selama angkutan Lebaran, sebanyak 743.786 tiket telah berhasil terjual, mencapai okupansi rata-rata 69 persen. Franoto juga menginformasikan bahwa masih tersedia 333.255 tempat duduk untuk keberangkatan hingga awal April ini, khususnya untuk periode arus balik. "Untuk keberangkatan setelah Lebaran, yakni 23 Maret hingga awal April, ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak, mencapai lebih dari 316 ribu kursi. Masyarakat kami imbau untuk merencanakan perjalanan arus balik sejak dini," pungkas Franoto.

