Bikin Emosi! Tol Jakarta-Tangerang Rusak Parah, Jasa Marga Beri Penjelasan!
zonamerahnews – Tangerang – Pengguna jalan tol Jakarta-Tangerang dibuat geram dengan kondisi ruas jalan yang mengalami kerusakan parah. Lubang-lubang menganga di berbagai titik memicu kemacetan panjang dan membahayakan pengendara. Kondisi ini menjadi viral di media sosial, memicu desakan agar perbaikan segera dilakukan oleh pihak berwenang.

Kerusakan jalan tol ini terekam jelas dalam sebuah video berdurasi 13 detik yang diunggah akun @txtdaritng di platform X pada Selasa (10/3). Video tersebut menunjukkan betapa parahnya lubang-lubang di permukaan jalan, terutama di ruas Cikupa-Karang Tengah arah Jakarta. Akibatnya, antrean kendaraan mengular dari KM 37 hingga KM 13, menciptakan kemacetan horor yang memakan waktu berjam-jam.
Pantauan tim zonamerahnews.com di lokasi pada Selasa sore juga mengonfirmasi kerusakan terparah berada di kawasan Karawaci. Selain itu, titik-titik kerusakan serupa juga ditemukan dari arah Jakarta menuju Tangerang, seperti sebelum pintu keluar Tol Kunciran dan pintu keluar Tol Bitung. Diduga, kerusakan ini diperparah oleh banjir luapan Kali Sabi yang sempat merendam KM 23-24 pada Minggu (8/3) sebelumnya, meninggalkan jejak kerusakan di badan jalan.
Kekesalan Pengendara yang Terjebak Macet
Lubang-lubang di badan jalan memaksa kendaraan melambat dan sebagian pengendara terpaksa menghindari titik kerusakan, yang justru memperparah penumpukan arus lalu lintas. Anggi, salah seorang pengguna jalan, mengungkapkan kekesalannya karena harus terjebak kemacetan selama berjam-jam. "Macetnya lama sekali. Ternyata gara-gara jalan berlubang di beberapa titik. Harusnya cepat diperbaiki karena ini jalan tol," ujarnya dengan nada frustrasi.
Ia menilai kondisi ini sangat merugikan pengguna jalan. Menurutnya, sebagai jalan berbayar, ruas tol seharusnya memiliki standar pelayanan dan perawatan yang prima agar tidak membahayakan dan menghambat perjalanan. Hal senada diungkapkan Madi, seorang sopir truk kontainer, yang mengeluhkan kerugian akibat keterlambatan pengiriman barang. "Saya mau nganter barang ke Pasar Kemis, karena lalu lintas tersendat bikin proses pengiriman jadi telat dan bikin rugi," keluh Madi.
Jasa Marga Klaim Telah Lakukan Perbaikan Bertahap
Menanggapi keluhan masyarakat dan kondisi jalan yang viral, Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan secara bertahap. Kegiatan pemeliharaan tersebut dilaksanakan bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai penyedia layanan pemeliharaan jalan tol.
Ginanjar merinci, pekerjaan rekonstruksi rigid arah Tangerang telah dilaksanakan di lajur 1 tepatnya di KM 15+240 hingga KM 15+270 pada Senin (9/3). Sementara itu, pekerjaan scrapping, filling, dan overlay (SFO) telah dilakukan di arah Jakarta pada lajur 3 di KM 26+350 hingga KM 26+250 pada Minggu (8/3).
"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut," tutur Ginanjar. Ia juga mengimbau agar para pengendara untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. "Serta mengatur waktu dan rute perjalanan serta memastikan kecukupan saldo kartu elektronik guna kelancaran dalam perjalanan," imbuhnya.
Meskipun perbaikan telah dilakukan, kondisi jalan yang masih berlubang di beberapa titik menunjukkan bahwa upaya pemeliharaan perlu terus digencarkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol Jakarta-Tangerang.

