Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tertangkap Basah Istri, Anggota KPU Nias Barat Dipecat DKPP!

    11-02-2026 - 03.05

    10-02-2026 - 22.05

    Promosi Fantastis! Ajudan Gibran Melejit Jadi Jenderal Bintang Satu

    10-02-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tertangkap Basah Istri, Anggota KPU Nias Barat Dipecat DKPP!
    • Promosi Fantastis! Ajudan Gibran Melejit Jadi Jenderal Bintang Satu
    • Misteri Ijazah Jokowi Berlanjut: Pengamat Kejar Dokumen dari KPU Daerah!
    • Bos Mecimapro Bebas Kasus Rp10 M Konser TWICE: Ini Alasannya!
    • Marapi Menggila Lagi! Waspada Banjir Lahar Dingin Mengintai!
    Rabu, 11 Februari 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Misteri Ijazah Jokowi Berlanjut: Pengamat Kejar Dokumen dari KPU Daerah!
    Nasional

    Misteri Ijazah Jokowi Berlanjut: Pengamat Kejar Dokumen dari KPU Daerah!

    10-02-2026 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Misteri Ijazah Jokowi Berlanjut: Pengamat Kejar Dokumen dari KPU Daerah!

    zonamerahnews – Jakarta – Pengamat kebijakan publik, Bonatua Silalahi, secara terbuka menyatakan bahwa ia masih menantikan salinan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta dan KPU Solo. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari upaya penelitiannya, setelah sebelumnya ia telah menerima salinan serupa dari KPU RI pada Senin (9/2) lalu.

    Bonatua menjelaskan bahwa salinan-salinan ijazah yang akan ia peroleh nanti akan menjadi bahan utama untuk analisis mendalam. Permintaan salinan dari KPU DKI dan KPU Solo ini, menurut Bonatua, krusial untuk menganalisis sembilan poin yang sebelumnya ia klaim disembunyikan.

    Misteri Ijazah Jokowi Berlanjut: Pengamat Kejar Dokumen dari KPU Daerah!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Permintaan ini ditujukan ke KPUD DKI dan KPU Solo. Kami akan menganalisis sembilan item yang sebelumnya ia nilai ditutupi," ujar Bonatua saat dikonfirmasi pada Selasa (10/2), sebagaimana dilaporkan oleh zonamerahnews.com.

    Ia menegaskan bahwa seluruh dokumen ini akan digunakan untuk sebuah penelitian kolaboratif, yang ia sebut sebagai bentuk pengawasan publik terhadap pejabat negara. Bonatua menekankan hak publik untuk mengakses dan meneliti informasi semacam ini. "Ini memang saya buat untuk penelitian, mari kita meneliti secara bersama-sama. Publik punya hak untuk meneliti informasi publik," paparnya.

    Lebih lanjut, Bonatua menambahkan, "Ini bukan sesuatu yang perlu ditakuti untuk diteliti, sebab hak-hak publik sudah dinikmati oleh pejabat publik, sudah sepatutnya kita sebagai publik juga menggunakan hak kita untuk mengawasi."

    Sebelumnya, Bonatua sempat mengungkapkan adanya sembilan informasi krusial yang ia nilai disembunyikan atau dikaburkan oleh KPU RI dalam salinan ijazah kelulusan Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Informasi tersebut meliputi nomor kertas, nomor ijazah, nomor induk mahasiswa, tanggal lahir, tempat lahir, tanda tangan pejabat legalisir, tanggal legalisasi, tanda tangan Rektor UGM, serta tanda tangan Dekan Fakultas Kehutanan UGM.

    Atas dasar itu, Bonatua mengajukan sengketa ke Komisi Informasi Publik (KIP), berargumen bahwa KPU RI telah menyembunyikan informasi yang seharusnya menjadi konsumsi publik. KIP kemudian mengeluarkan keputusan bahwa salinan ijazah Jokowi, yang digunakan dalam pencalonan Pilpres 2014 dan 2019, adalah informasi yang bersifat terbuka dan wajib diakses publik.

    Dengan demikian, upaya Bonatua untuk mendapatkan salinan ijazah dari KPU DKI dan KPU Solo menjadi langkah lanjutan dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas pejabat publik, sejalan dengan keputusan KIP yang mengukuhkan hak publik atas informasi tersebut.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Tertangkap Basah Istri, Anggota KPU Nias Barat Dipecat DKPP!

    11-02-2026 - 03.05

    10-02-2026 - 22.05

    Promosi Fantastis! Ajudan Gibran Melejit Jadi Jenderal Bintang Satu

    10-02-2026 - 18.05

    10-02-2026 - 08.05

    Bos Mecimapro Bebas Kasus Rp10 M Konser TWICE: Ini Alasannya!

    10-02-2026 - 03.05

    09-02-2026 - 22.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Tertangkap Basah Istri, Anggota KPU Nias Barat Dipecat DKPP!

    Nasional 11-02-2026 - 03.05

    zonamerahnews – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) baru-baru ini menjatuhkan sanksi berat berupa Pemberhentian Tetap…

    10-02-2026 - 22.05

    Promosi Fantastis! Ajudan Gibran Melejit Jadi Jenderal Bintang Satu

    10-02-2026 - 18.05

    Misteri Ijazah Jokowi Berlanjut: Pengamat Kejar Dokumen dari KPU Daerah!

    10-02-2026 - 13.05
    Our Picks

    Tertangkap Basah Istri, Anggota KPU Nias Barat Dipecat DKPP!

    11-02-2026 - 03.05

    10-02-2026 - 22.05

    Promosi Fantastis! Ajudan Gibran Melejit Jadi Jenderal Bintang Satu

    10-02-2026 - 18.05

    Misteri Ijazah Jokowi Berlanjut: Pengamat Kejar Dokumen dari KPU Daerah!

    10-02-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.