zonamerahnews – Jakarta masih berjuang melawan genangan air. Hingga Sabtu malam (31/1), lima Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara dilaporkan masih terendam banjir, memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Situasi ini menunjukkan bahwa ancaman banjir masih nyata di beberapa sudut ibu kota.
Menurut data terbaru yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ketinggian air di lima RT yang terdampak tersebut bervariasi, mencapai antara 26 hingga 45 sentimeter. Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa lima RT yang masih terendam ini tersebar di dua kelurahan, yakni satu RT di Kelurahan Kapuk Muara dan empat RT di Kelurahan Marunda. Informasi ini berhasil dikumpulkan hingga pukul 18.00 WIB dan dikutip dari laporan detikcom.

Dampak langsung dari genangan air ini adalah pengungsian massal. BPBD DKI Jakarta mencatat, setidaknya 265 jiwa dari 82 Kepala Keluarga (KK) terpaksa meninggalkan rumah mereka. Mereka kini ditampung di dua lokasi pengungsian yang telah disediakan di Kelurahan Marunda. Masjid Nurul Jannah menjadi tempat berlindung bagi 20 KK atau sekitar 40 jiwa, sementara SD Robiatul Adawiyah menampung jumlah pengungsi yang lebih besar, yakni 62 KK atau 225 jiwa.
Banjir yang melanda kawasan Jakarta Utara ini disebut-sebut akibat luapan air dari Kali Angke dan Kali Nagrak yang tidak mampu menampung debit air, terutama setelah intensitas hujan tinggi beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, ada kabar baik dari beberapa wilayah lain di Jakarta. BPBD DKI Jakarta juga melaporkan bahwa sejumlah area yang sebelumnya terendam banjir kini telah surut. Wilayah-wilayah tersebut meliputi 5 RT di Kelurahan Cawang, 4 RT di Kelurahan Bidara Cina, 18 RT di Kelurahan Kampung Melayu, 1 RT di Kelurahan Pejaten Timur, serta masing-masing 1 RT di Kelurahan Kapuk Muara dan Kelurahan Marunda yang sebelumnya juga terdampak.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD terus memantau kondisi dan berupaya maksimal dalam penanganan banjir serta penyaluran bantuan bagi para korban. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan banjir dapat diakses melalui portal resmi zonamerahnews.com.

