zonamerahnews – Tangerang, Banten – Ratusan rumah di Perumahan Priuk Damai, Priuk, Kota Tangerang, berubah menjadi lautan setelah banjir menerjang dengan ketinggian mencapai 4 meter pada Jumat (23/1). Bencana ini dipicu oleh luapan Kali Sabi yang tak terkendali dan jebolnya tanggul, membuat warga panik dan mengungsi.
Sedikitnya 286 kepala keluarga (KK) dari 5 RT di RW 08 Perumahan Priuk Damai harus meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di Masjid Al Jihad dan ruko-ruko terdekat. Banjir mulai merendam kawasan tersebut secara bertahap sejak pukul 03.00 dini hari, setelah hujan deras mengguyur sejak Kamis (22/1).

Anang Sunardi, Lurah Priuk, mengungkapkan bahwa banjir kali ini adalah yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. "Ketinggian air di beberapa titik di RW 08 Perumahan Priuk Damai mencapai 3 hingga 4 meter. Terakhir kali kami mengalami banjir separah ini adalah pada tahun 2020," ujarnya.
Meskipun demikian, beberapa warga memilih untuk tetap tinggal di lantai dua rumah mereka, berusaha menjaga harta benda dari terjangan banjir. Kondisi ini tentu sangat berbahaya, mengingat potensi air terus naik dan risiko lainnya. Pihak berwenang terus berupaya mengevakuasi warga dan memberikan bantuan secepat mungkin.

