zonamerahnews – Sebuah insiden tragis menimpa empat orang pemancing di perairan Tanjung Rambut, depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, ketika speedboat yang mereka tumpangi terbalik dihantam gelombang tinggi. Tiga dari empat pemancing berhasil ditemukan selamat, namun satu orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Peristiwa nahas ini bermula pada Rabu (7/1) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Keempat pemancing berangkat dari Pintu Air Kolong menggunakan sebuah speedboat pancung bermesin 200 PK, dengan tujuan memancing di perairan lepas depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun. Namun, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, cuaca di laut mendadak memburuk.

Menurut keterangan Muhammad Fathur Rachman, Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, yang dikutip oleh zonamerahnews.com, para pemancing sempat berniat menepi saat cuaca mulai tidak bersahabat. Sayangnya, mesin speedboat mereka mendadak mengalami kerusakan dan tidak dapat dihidupkan kembali. Tanpa daya dorong, kapal kecil itu tak berdaya menghadapi ganasnya ombak. Gelombang tinggi yang menerjang kemudian membalikkan speedboat, membuat keempat penumpangnya terlempar ke laut lepas. Dalam kondisi terombang-ambing di tengah kegelapan, mereka berjuang untuk bertahan hidup dengan berpegangan pada jerigen yang ada.
Beruntung, tiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh awak Kapal KM Sempurna di sekitar perairan Pulau Pandan. Setelah itu, mereka dievakuasi oleh petugas Satpolairud Polres Karimun. Ketiga korban selamat tersebut diidentifikasi sebagai Misran (45) dari Ranggam, Kelurahan Pamak; Reski Febrianda (19) dari Perum Bukit Indah Carok; dan Supriyanto (25) dari Pelabuhan Kolong.
Namun, nasib Zainudin (33), yang juga berasal dari Ranggam, Kelurahan Pamak, hingga saat ini masih menjadi misteri. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun, Satpolairud Polres Karimun, serta masyarakat setempat, telah melakukan pencarian intensif sejak Jumat (9/1) malam. "Tiga korban ditemukan dalam keadaan selamat, satu korban hingga saat ini masih dalam pencarian," tegas Fathur Rachman.
Hingga Jumat malam, upaya pencarian terhadap Zainudin belum membuahkan hasil. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (10/1) dengan harapan dapat menemukan korban secepatnya. Keluarga dan kerabat korban terus menanti kabar baik dari tim pencari di tengah kecemasan yang mendalam.

