Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    30-04-2026 - 22.07

    Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

    30-04-2026 - 18.05

    30-04-2026 - 13.05
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Trending
    • Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!
    • Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!
    • Suami Bupati Fadia Arafiq Diperiksa KPK: Misteri Aliran Uang PT RNB Terkuak?
    • Terobosan Unhas: Kampus Pertama Punya Dapur Gizi Modern di Indonesia!
    • Tragedi Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah, Ini Identitas Lengkapnya!
    Kamis, 7 Mei 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Detik-detik Mencekam: 15 WNA China Serang TNI di Kalbar!
    Nasional

    Detik-detik Mencekam: 15 WNA China Serang TNI di Kalbar!

    16-12-2025 - 08.052 Mins Read
    FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Detik-detik Mencekam: 15 WNA China Serang TNI di Kalbar!

    zonamerahnews – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Ketapang, Kalimantan Barat, ketika 15 Warga Negara Asing (WNA) asal China diduga menyerang empat anggota TNI AD dari Batalyon Zipur 6/SD. Penyerangan yang melibatkan senjata tajam, airsoft gun, dan alat setrum ini terjadi pada Minggu (14/12) di area PT SRM, memicu keprihatinan serius mengenai keamanan dan kedaulatan.

    Kolonel Inf Eko Wardono, Kapendam XII/Tanjungpura, menjelaskan kronologi insiden tersebut. Peristiwa bermula saat anggota TNI sedang melaksanakan Latihan Dalam Satuan di wilayah tersebut. Mereka menerima informasi dari pihak keamanan perusahaan mengenai adanya drone yang terbang di sekitar area latihan. Menanggapi laporan ini, anggota TNI segera melakukan pengejaran dan mendatangi lokasi pengoperasian drone.

    Detik-detik Mencekam: 15 WNA China Serang TNI di Kalbar!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Di lokasi, ditemukan empat WNA asal Beijing yang sedang mengoperasikan drone. Saat anggota TNI berupaya meminta keterangan terkait alasan penerbangan moda nirawak tersebut, secara tiba-tiba muncul 11 WNA lainnya. Tanpa peringatan, kelompok WNA ini langsung melancarkan serangan menggunakan senjata tajam, airsoft gun, dan alat setrum terhadap para prajurit TNI.

    Menghadapi kondisi yang tidak seimbang dan demi mencegah dampak yang lebih buruk, anggota TNI memutuskan untuk mundur kembali ke area perusahaan. Kolonel Eko Wardono memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka di pihak TNI dalam insiden tersebut. Namun, penyerangan ini menyebabkan kerugian materiil berupa kerusakan parah pada satu unit mobil Hilux milik perusahaan dan satu unit sepeda motor Vario milik karyawan PT SRM.

    Imran Kurniawan, Chief Security PT SRM, mengonfirmasi kronologi serupa dari sudut pandang perusahaan. Ia menjelaskan bahwa sekitar pukul 15.30 WIB, anggota pengamanan sipil PT SRM melihat aktivitas penerbangan drone oleh WN China. Pukul 15.40 WIB, sekitar 300 meter dari pintu gerbang PT SRM, anggota pengamanan bersama TNI menemui empat WNA yang menerbangkan drone. "Saat anggota pengamanan kami dan anggota TNI turun dari kendaraan, tiba-tiba datang sebelas WN China lainnya. Mereka membawa empat bilah sajam dan air softgun, serta alat setrum," terang Imran, seperti dikutip dari zonamerahnews.com.

    Kapolsek Tumbang Titi, Iptu Made Adyana, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa situasi di lokasi telah kondusif. Hingga kini, motif di balik penyerangan dan penerbangan drone tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh pihak berwenang. Belum ada penjelasan lebih lanjut apakah kepolisian akan melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden yang melibatkan WNA dan anggota TNI ini.

    Follow on Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

      jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

      Related Posts

      30-04-2026 - 22.07

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05

      Suami Bupati Fadia Arafiq Diperiksa KPK: Misteri Aliran Uang PT RNB Terkuak?

      30-04-2026 - 03.05

      29-04-2026 - 22.05
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Don't Miss

      Nasional30-04-2026 - 22.07

      Papua Siap-siap! Wamendagri Ungkap Jurus Jitu Demi Kesejahteraan! zonamerahnews – Jakarta – Wakil Menteri Dalam…

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05
      Our Picks

      30-04-2026 - 22.07

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05
      zonamerahnews
      • Home
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Redaksi
      • Tentang Kami
      © 2026 ZONAMERAHNEWS

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.